Kini Ada Bank Buka Dana Talangan Umrah, Dapat Dicicil Sepulang dari Tanah Suci

Malang, (gomuslim). Umrah merupakan ibadah yang hukumnya sunnah, akhir-akhir ini animo masyarakat Muslim Indonesia makin meningkat dalam melaksanakan ibadah umrah. Tingginya angka jemaah umrah di Indonesia membuat Bank Jatim Syariah Cabang Malang mengeluarkan produk Umroh IB (Islamic Banking) Maqbula.

Produk bank syariah ini merupakan layanan khusus yang menyediakan talangan umrah. Dengan adanya produk ini masyarakat yang berniat berangkat umrah, biayanya dapat ditalangi oleh bank kemudian dapat mengangsur pembayaran sepulangnya dari Tanah Suci. “Saat ini umrah kolektif menjadi tren yang berkembang di masyarakat. Bank Jatim Syariah Malang berupaya menangkap tingginya kebutuhan pembiayaan umrah dengan melayani pembiayaan Umroh iB Maqbula,” ujar Kepala Kantor Cabang Bank Jatim Syariah Malang, Tanti Widia, baru-baru ini.

Selanjutnya mengenai pengembalian dana talangan, Tanti pun menjelaskan, “Biasanya pembayaran angsuran dilakukan sebulan setelah akad. Di Bank Jatim Syariah, angsuran bisa dilakukan sepulang dari umrah. Selain itu, biaya administrasi yang dibebankan ke calon jemaah umrah juga terjangkau, Rp 100 ribu,” jelasnya.

Dengan demikian bagi warga Malang dan sekitarnya yang berminat untuk berangkat umrah, dengan cara menyicil biaya keberangkatan, tentunya hal ini mempermudah anda untuk melaksanakan ibadah umrah. Untuk itu kiranya perlu dipahami terlebih dahulu karakteristik, persyaratan dan cara mengajukan permohonan dana talangan ini.

Adapun karakteristik dari produk yang dikeluarkan adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan akad Ijarah;
  2. Untuk membiayai kebutuhan perjalanan umroh;
  3. Diperuntukkan bagi pemohon yang berstatus karyawan tetap perusahaan/instansi bonafide dengan masa kerja min 2 tahun dan wiraswasta;
  4. Diperuntukkan juga bagi keluarga nasabah dan pihak lain yang menjadi; tanggungan nasabah, sepanjang kemampuan mengangsur nasabah mencukupi (maks. 80% dari penghasilan bersih nasabah);
  5. Plafond pembiayaan maks. 80% dari biaya umroh;
  6. Jangka waktu pembiayaan maks. 3 tahun;
  7. Angsuran tetap setiap bulannya hingga akhir jatuh tempo pembiayaan;
  8. Dapat diangsur setelah pulang dari umroh;
  9. Biaya administrasi ringan;
  10. Perlindungan asuransi syariah;
  11. Fasilitas pembayaran angsuran melalui Autodebet.

Selain memahami karakteristik produk, maka untuk mendapatkan layanan dari produk bank syariah ini maka anda harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Pemohon harus Warga Negara Indonesia (WNI);
  2. Berusia minimal 21 tahun atau telah menikah dan berwenang melakukan tindakan hukum, dan pada saat jatuh tempo pembiayaan usia nasabah maks. sampai dengan usia pensiun dan 65 tahun untuk wiraswasta;
  3. Sudah menjadi pegawai tetap min 2 tahun berdasarkan Surat Keputusan dari dinas/instansi/perusahaan;
  4. Untuk perorangan yang berpenghasilan tidak tetap/wiraswasta/profesional yang menjalankan usahanya sendiri, min. usahanya berjalan 2 tahun (dengan bukti SIUP/ijin profesi dan sejenisnya);
  5. Menyampaikan NPWP Pribadi untuk pemohon dengan jumlah pembiayaan > Rp100 juta atau SPT Pasal 21;

Selanjutnya jika anda telah dinyatakan memenuhi persyaratan yang berlaku, maka tahap berikutnya anda harus mengisi aplikasi permohonan, menyerahkan foto kopi KTP, Kartu Keluarga, surat nikah, foto terbaru, fotokopi jaminan sertifikat/ BPKB dan fotokopi rekening tabungan.

Semoga produk perbankan syariah yang mempermudah umat untuk melaksanakan ibadah haji terus ditingkatkan, sehingga eksistensi bank syariah di Indonesia benar-benar membantu masyarakat Muslim Tanah Air. Untuk produk perbankan jenis talangan umrah ini memang tidak seperti produk talangan haji yang sejak 2013 tidak dibolehkan oleh MUI dan Kemenag. (fh)


Back to Top