Haji 1437 H

Sering Mogok di Tengah Jalan, Bus-Bus Tua Pengangkut Jemaah Haji Diganti

Jakarta, (gomuslim). Salah satu layanan yang paling dikeluhkan jemaah haji tahun 2015 lalu adalah soal transportasi darat dari Jeddah –Madinah- Mekkah. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji yang bertanggung jawab atas pengadaan bus-bus pengangkut jemaah itu dikritik banyak  kalangan, termasuk kritik resmi dari Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Kedua lembaga ini menilai panitia penyelenggara tidak maksimal dalam pengadaan layanan.

“Saat itu, setiap hari kami menerima laporan bus mogok, bus rusak tidak dapat berangkat sehingga harus dicarikan pengganti, bus tidak ada AC-nya padahal cuaca panas, tempat duduk yang sudah rusak dan tidak nyaman untuk perjalanan dari Madinah ke Mekkah yang hingga 4-6 jam,”jelas Ketua KPHI yang juga Sekjen PP IPHI H Sam Nasir, MM, kepada gomuslim, Senin pagi ini (23/05/2016).

Sementara itu, tekait lemahnya pelayanan di bidang transportasi darat, Direktur Jenderal Penyelenggraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) H Abdul Djamil menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia telah meng-upgrade layanan transportasi darat jemaah haji Indonesia di Arab Saudi untuk musim haji 2016 ini.

"Transportasi antarkota perhajian ini disiapkan oleh pemerintah Indonesia melalui kontrak langsung dengan perusahaan bus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan," kata Abdul Djamil melalui pers rilis yang diterima gomuslim, Minggu.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Direktur Pelayanan Haji Luar Kemenag Negeri Sri Ilham Lubis, spesifikasi armada bus yang akan mengangkut dan melayani  jemaah haji tahun ini dipastikan lebih nyaman dan layak jalan.

"Armada bus minimal produksi tahun 2009. Kapasitanya  minimal 45 seat. Dilengkapi AC, tombol pintu darurat, alat pemecah kaca, alat pemadam kebakaran, ban cadangan, kotak P3K, bagasi bawah, toilet, pengeras suara, dan kulkas," kata Sri Ilham. Lanjut dia, pelayanan armada on call 24 jam dan bengkelnya pun permanen/mobile.

Jadwal operasional bus-bus tersebut dimulai saat kedatangan jemaah haji di Arab Saudi, sehari sebelum itu sudah dipastikan semua armada telah siap sedia di tempat masing-masing. Masa Kedatangan mulai tanggal 15 Dzulqa’dah sampai dengan 5 Dzulhijjah 1437 H  atau 18 Agustus sampai  7 September 2016.

Pada masa operasional kegiatan haji berfokus di Arafah Muzdalifah Mina (Armina) bus tidak beroperasi sejak tanggal 6 sampai tanggal 13 Dzulhijjah 1437 H (8 sampai dengan 15 September 2016). Bus akan beroperasi kembali pada masa kepulangan mulai tanggal 14 Dzulhijjah 1437H sampai dengan 4 Muharram 1438H (15 September sampai dengan 5 oktober 2016).

Jemaah haji akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang I direncanakan akan mulai diberangkatkan pada tanggal 09 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 21 Agustus 2016 menuju Madinah. Gelombang II pada tanggal 22 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 04 September 2016 tujuan Jeddah. Selengkapnya seperti dalam gambar di bawah ini.


Back to Top