B to B Meeting

Indonesia – Arab Saudi Saling Dekatkan Potensi Pasar

Jakarta, (gomuslim). Yang belum banyak disorot media dari pertemuan tahunan ke-41 Islamic Development Bank Group (IDBG) pekan lalu, di Jakarta (17-19 Mei) ialah pertemuan B2B (Business to Business) yang dilakukan para pelaku usaha dan pemilik perusahaan (company owners) Negara Indonesia dan Kerjaan Arab Saudi. Pertemuan ini sebenarnya dihelat oleh the International Islamic Trade Finance Corporation (ITFC), sebuah badan otonom dalam IDB Group, bekerjasama dengan Otoritas Pengembangan Ekspor Suadi (SAUDI EXPORTS) dan KADIN (Kamar Dagang Indonesia).  Pertemuan ini dilakukan secara terpisah dan ekslusif di Hotel Paramount, Jakarta, dengan dihadiri oleh para pengusaha masing-masing negara. Pertemuan B2B ini dirancang untuk memberikan akses yang lebih baik kepada kedua belah negara untuk membuka kerja sama perdagangan dan mempromosikan model pembiayaan perdagangan islami (Islamic Trade Financing).

Dalam pertemuan tersebut juga telah diadakan diskusi-diskusi mengenai peluang dan tantangan serta solusi dalam membangun kerja sama perdagangan bilateral. Para petinggi ITFC serta ICIEC (the Islamic Corporation for the Insurance of Investment and Export Credit) bersama KADIN dan Saudi EXPORT membahas dan mempresentasikan peluang-peluang dan tantangan tersebut dengan saling berdiskusi untuk menemukan solusi kedepan. Hal ini dilakukan untuk memperkuat kerja sama bilateral perdagangan dan untuk meningkatkan perkembangan ekonomi islami melalui perdagangan di Indonesia dan negara-negara anggota. Dalam kesempatan itu, para pembeli dan pedagang antar kedua negara melakukan pertemuan-pertemuan, mereka saling bertukar pandangan dan membangun hubungan kerja sama.

Menurut Ketua Harian ITFC, Eng. Hani Salem Sonbol, pertemuan itu merupakan tonggak baru dibangunnya kerja sama  bisnis antara pengusaha dari dua negara anggota IDB Indonesia dan Arab Saudi. Dan hal yang mendasar dalam hubungan kerja sama antar negara anggota adalah penyertaan sistem keuangan Islam sebagai bagian penting dalam setiap transaksi. Sebagaimana hal ini menjadi sasaran strategis IDB Group dalam membangun dan memperkuat kerja sama, integrasi ekonomi, dan maupun isu sosial. IDB sebagai lembaga keuangan Islam multilateral akan mendorong setiap kerja sama anggota, memperkuat kerja sama dan integrasi di antara negara-negara anggota. Termasuk juga memastikan kesinambungan hubungan tersebut dan memfasilitasi pertukaran perdagangan di antara negara-negara anggota.

“ITFC akan terus menyampaikan program-program seperti B2B bagi para pengusaha dari negara-negara anggota untuk membuka jalan bagi kerja sama bisnis yang menguntungkan, tidak hanya akan meningkatkan pertukaran perdagangan di antara neagra-negara anggota, tapi juga meciptakan kerja sama bisnis baru dalam perdagangan dengan negara-negara lain di dunia,” demikian penjelasan lanjut Hani Salem.

Pertemuan B2B antar negara anggota (MCs) IDB Group ini merupakan kerja sama awal yang dilakukan ITFC dan Saudi EXPORTS yang menghadirkan 150 partisipan, mulai dari pejabat pemerintah, pengusaha, pakar, investor, pedagang, dan para petinggi perusahaan-perusahaan di kedua belah negara. Pertemuan ini makin menabalkan pentingnya posisi Indonesia di kawasan ASEAN atau Pasifik secara umumnya, dan pembangunan ekonomi Islam di negeri ini. (boz)

 


Back to Top