Sambut Ramadhan, Ribuan Karpet Baru Digelar di Masjidil Haram

Mekkah, (gomuslim). Hari ini Ketua Kepengurusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dr. Abdurrahman Sudais memberikan pernyataan terkait jemaah yang akan datang ke Masjidil Haram di bulan suci Ramadhan. Ia menjelaskan, “Sebenarnya penambahan tiga lantai sebagai upaya memperluas area tempat tawaf dan dapat pula memperluas ruang bagi jemaah yang shalat,” ujarnya Kamis (26/5/2016).

Ia pun menjelaskan bahwa area tawaf tiga lantai itu akan meningkatkan daya tampung mesjid menjadi 107 ribu jemaah tawaf dalam tiap jamnya. Tak hanya itu, Sudais pun menjelaskan bahwa setelah jembatan mataf dihilangkan daya tampung Masjidil Haram meningkat dari  19 ribu sampai 30 ribu jemaah tawaf dalam tiap jamnya. “Sedangkan daya tampung Masjidil Haram secara keseluruhan mencapai 107 ribu orang jemaah tawaf per jam,” pungkas Sudais.

Penyelesaian proyek perluasan Masjidil Haram di sebelah utara diperkirakan rampung di bulan Ramdhan. Untuk itu, nantinya bagi jemaah yang hendak memasuki area tawaf sementara waktu tidak dapat masuk melalui arah barat Masjidil Haram tetapi harus melewati lantai dasar masjid, atau ke arah pintu Raja Fahd di sebelah timur dan dapat pula melewati pintu Raja Abdul Aziz. Adapun Posisi Imam nantinya akan berada di lantai dasar, menghadap ke Maqam Ibrahim.

urfiu

Pada bulan Ramadhan jumlah umat Muslim yang melaksakan shalat dan iktikaf di Masjidil Haram terbilang banyak jumlahnya. Maka pada Ramadhan nanti harapannya proyek perluasan Masjidil  Haram di sebelah utara sudah selesai dikerjakan. Sehingga kenyamanan jemaah tetap terjaga, pada Ramadhan tahun ini, pemerintah arab Saudi telah melakukan berbagai persiapan yang tidak hanya sebatas pada perluasan Masjidil Haram namun juga menyiapkan para relawan untuk membantu pembagian takjil. Bahkan Pemerintah Arab Saudi pun telah menyiapkan 21 ribu karpet baru dan 4 ribu karpet cadangan yang rencananya akan ditempatkan di Masjidil Haram.

Jelang Ramadhan tahun ini, Dewan Kepengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sibuk melakukan persiapan untuk melayani tamu Allah di Masjidil Haram. Sudais menjelaskan bahwa upaya persiapan telah dilangsungkan mulai  Ahad (22/5/2016). Rencanaya pada bulan Ramdhan nanti akan dikerahkan lebih dari 10 ribu tenaga kerja yang siap sedia selama 24 jam bekerja dengan sistem aplus. Mereka akan ditempatkan di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Puluhan ribu tenaga kerja yang dikerahkan ini, terdiri dari tenaga kerja pria dan wanita. Beberapa diantaranya ditempatkan di bidang administrasi dan yang lainnya di tempatkan di bagian kebersihan dan keamanan. Selain daripada itu mereka pun ditugaskan untuk membimbing para jemaah baik yang hanya sekadar melaksanakan shalat maupun jemaah yang sengaja datang untuk melakukan umrah.

Dewan Kepengurusan Masjidil (DKM) Haram dan Masjid Nabawi akan terus meningkatkan pelayanan untuk memakmurkan dua masjid agung ini. Petugas yang yang disiapkan untuk menjaga Masjid Haramain (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi) juga siap membantu jemaah yang sudah tua yang hendak tawaf, selanjutnya DKM Haramain pun telah menyiapkan gerobak yang dapat digunakan untuk mengangkut jemaah haji yang berkebutuhan khusus. (fh)


Back to Top