Sekuel Film Ketika Mas Gagah Pergi Buka Donasi Sedekah Tiket

Jakarta, (gomuslim). Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan kinerja tim sebuah film religi bertajuk Ketika Mas Gagah Pergi yang diadaptasi dari cerita pendek karya penulis muslimah Indonesia Helvy Tiana Rosa. Baru saja rilis Januari 2016 lalu, film Ketika Mas Gagah Pergi sudah berhasil mengumpulkan total 80 ribu penonton dan kini akan meluncurkan sekuelnya ba’da Lebaran 2016 mendatang. Ada yang baru dari film ini, yaitu mereka mengajak masyarakat untuk melakukan dua kegiatan manfaat sekaligus; menonton film sarat nilai Islam dan berdonasi lewat sedekah.

Selanjutnya, trailer dari film ‘Ketika Mas Gagah Pergi 2′ (KMGP 2) pun baru saja dirilis secara resmi. Bagi para penonton yang  sudah menyaksikan film pertamanya, mungkin sudah bisa terkoneksi degan apa yang ditampilkan dalam trailer film keduanya ini. Untuk kembali mengingatkan khalayak, tim film KMGP 2 mengajak publik untuk menonton film sekaligus beramal melalui program Sedekah Tiket.

Helvy Tiana Rosa, penulis Novel Ketika Mas Gagah Pergi saat peluncuran program Sedekah Tiket pada Sabtu (28/5/2016) di XXI Djakarta Theatre Jakarta mengatakan pihaknya menggandeng salah satu lembaga filantropi, yaitu Dompet Dhuafa dalam dalam program Sedekag Tiket ini. Melalui program ini ia ingin mengajak publik untuk bersedekah dengan cara yang unik dan berbeda, yakni dengan membeli tiket untuk anak-anak Indonesia yang kurang mampu dan keluarga dhuafa.

Lebih lanjut Helvy menuturkan, melalui program sedekah tiket diharapkan akan lebih banyak anak-anak Indonesia yang dapat terinspirasi dan memiliki kehidupan yang lebih baik. Sebanyak 500 ribu orang ditargetkan untuk menerima program ini yang tersebar hampir diseluruh provinsi Indonesia, utamanya yang terdapat bioskop. Para penerima manfaat yakni berasal dari panti asuhan, rumah singgah, sekolah dhuafa, sekolah masjid terminal Depok, dan keluarga dhuafa lainnya.

Program Sedekah Tiket ini berlangsung sejak hari ini hingga film KMGP 2 diluncurkan sekitar bulan Agustus dan September 2016. Donasi bisa dilakukan melalui konter-konter Dompet Dhuafa dan online melalui www.kmgp2.com. Selain itu, seperti dilansir dari Tribunindonesia, dalam acara ini juga digelar talkshow tentang pendidikan dan pentingnya membantu anak-anak kurang mampu di Indonesia yang dihadiri oleh para pemeran utama film KMGP seperti Hamas Syahid, Masaji Wijayanto, dan Aquino Umar.

Melalui akun instagramnya @helvytianarosa, penggagas komunitas Forum Lingkar Pena ini mengajak masyarakat untuk  berbagi inspirasi dan kebahagiaan bersama anak, remaja dan keluarga dhuafa, untuk Indonesia yang lebih baik. Caranya adalah dengan mendonasikan uang ke Rekening sedekah tiket film KMGP 2 - @dompet_dhuafa Bank Mandiri  101.000.6626.673 a.n Yayasan Dompet Dhuafa Republika.

Sedangkan film KMGP 2 akan melanjutkan kisah gadis periang yang tomboy bernama Gita yang selalu bangga pada Mas Gagah, abang yang menurutnya nyaris sempurna. Gagah baik, tampan, cerdas, dan modern. Sejak Papa meninggal, Gagah sembari kuliah, membantu Mama jadi tulang punggung keluarga. Untuk penelitian skripsinya, Gagah pergi ke Ternate, tetapi setelah Gagah pulang dari Ternate, Gita terkejut karena abangnya itu berubah sama sekali.

Gagah sangat bersemangat menjalankan ajaran Islam dan kerap menasihati Gita untuk menjalankan perintah-perintah agama. Gita sebal. Menurutnya Gagah fanatik dan norak. Ia pun mulai “memusuhi” Gagah, juga Kyai Ghufron, yang menurut Gagah telah menginspirasinya saat di Ternate. Meski dimusuhi Gita, Gagah pantang menyerah. Ia terus berusaha mendekati Gita dan Mama, mengajak dua orang yang ia cintai itu untuk lebih mengenal Islam. “Islam itu indah. Islam itu cinta,” adalah hal yang selalu disampaikan Gagah pada Gita.

Sementara itu, Gita beberapa kali bertemu sosok misterius di jalan, tepatnya di bus, kereta api, dan tempat-tempat lainnya. Sosok ini (Yudi) masih muda dan mengingatkannya pada Mas Gagah. Tanpa pamrih, sosok itu mengajak orang-orang pada kebaikan, mencerahkan dan menguatkan setiap orang yang ia temui, termasuk di area pemukiman warga yang terkena musibah dan selalu menjadi orang yang paling dulu membantu mereka yang membutuhkan.

Waktu berlalu, banyak hal terjadi. Gita terus memusuhi Gagah. Namun perlahan, ceramah-ceramah sederhana Yudi kian mengena. Keberadaan Tika sahabat Gita, serta Nadia (sepupu Tika) yang justru mengenakan jilbab saat kuliah di Amerika, kian menyadarkan Gita untuk berbaikan kembali dengan Gagah. Gita mulai mau mendengarkan Gagah dan jalan bareng lagi. Gita juga senang diajak Gagah ke “Rumah Cinta”, rumah singgah penuh buku yang pelan-pelan dibangun Gagah bersama teman-temannya untuk anak-anak dhuafa di pinggiran Jakarta. Di sana Gita menikmati persahabatan Gagah dengan Urip, Asep dan Maxi, mantan preman yang insyaf dan mengelola tempat tersebut.

Film Ketika Mas Gagah Pergi 2 masih dibintangi oleh Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto, Izzah Ajrina, Wulan Guritno, Mathias Muschus, Ali Syakieb, Mentari De Marelle, Nungki Kusumastuti, Epi Kusnandar, Abdurrahim Arsyad, Muhammad Bagya, Meita Rizki, Shireen Sungkar, Cholidi Asadil, dan Miller Khan.

Sekuel film 'Ketika Mas Gagah Pergi' (KMGP), KMGP 2 direncanakan akan diputar di beberapa negara.  Helvy Tiana Rosa menyebut setidaknya ada beberapa negara yang meminta lanjutan film yang diangkat dari novel yang sama diputar di negaranya. Helvy mengatakan ada peluang KMGP 2 juga akan diputar di Malaysia dan Brunei. Ia menyebut pemutaran KMGP 2 di luar negeri sekaligus untuk menjawab ketebatasan layar di Tanah Air. Idealnya di Indonesia ada 24 ribu layar, tapi sekarang kira-kira baru 1.200.

Ia merasa KMGP 1 yang ditonton hampir 150 ribu orang tersebut belum maksimal karena hanya mendapat kesempatan diputar di 60 layar. Helvy juga menegaskan film KMGP bukan hanya sekadar mengambil untung. Namun film yang dibuat dengan sistem crowdfunding ini ingin mengampanyekan pesan moral dengan kualitas terbaik.

"Pak Din Syamsuddin menyebut KMGP sebagai film religi dengan kualitas paling bagus, Wali Kota Bogor Bima Arya memberi nilai 9.5 untuk film ini," kata Helvy seperti dilansir dari Republika.

Informasi terkait film KMGP 2 bisa dilihat di instagram @kmgpthemovie dan @helvytianarosa. (fau/dbs)


Back to Top