Tarawih Pertama, Masjid Nabawi Dipenuhi Jemaah dari Berbagai Negara

Madinah, (gomuslim). Kepadatan jemaah yang sebelumnya telah diprediksi  akhirnya terjadi, shalat Tarawih pertama di Masjid Nabawi Madinah penuh dibanjiri jemaah yang turut shalat melaksanakan shalat Isya dan Tarawih. Tidak hanya di dalam masjid di pelataran masjid pun terlihat padat  seperti lautan manusia. Masjid Nabawi memiliki luas 135.000 m² dengan ukuran yang luas itu maka masjid yang dibangun pertama kali oleh Nabi Muhammad SAW ini dapat menampung kira-kira 500 ribu  lebih jemaah yang datang dari berbagai negara.

Dalam mengatur dan mengurus masjid seluas itu, maka DKM Masjid telah mengadakan departemen khusus yang menangani kepadatan jemaah yang berkunjung ke masjid ini. Semua ini ditujukan untuk menciptakan rasa aman, nyaman, tenang, serta khusyuk ketika menjalankan ibadah. Oleh karena itu aturan untuk keluar masuk masjid harus melalui pengawasan petugas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan termasuk untuk menjaga kebersihan masjid.

3246

Sampai tadi malam, kegiatan shalat Tarawih berjalan dengan lancar tanpa ada halangan atau gangguan apapun. Setengah juta jiwa jemaah memang telah memadati masjid yang sarat akan tiang-tiang di dalamnya, namun kepadatan tersebut berhasil di tangani oleh Departemen Penanggulangan Kepadatan Jemaah di Masjid Nabawi.

Pada Ramadhan ini shalat Tarawih pertama di Masjid Nabawi diimami oleh Syeikh Dr. Ali Al Hudzaifiy dan Syeikh Dr. Abdullah Al Ba’ijan. Seperti yang dilansir dari gph.gov.sa,  Perwakilan pengurus sekaligus penasehat DKM Masjid Nabawi Abdul Wahid bin Ali Al Hathab menjelaskan bahwa,  persiapan untuk mengatasi persoalan kepadatan jemaah telah dilakukan jauh-jauh hari sebelum kedatangan ratusan ribu jemaah atas saran dan arahan dari Syeikh Abdul Aziz bin Abdillah Al Falih Wakil Ketum Pengurus Masjid Nabawi.

kgklj

Pada 1 Juni 2016 telah ditentukan dua imam yang akan mengimami tarawih di Masjid Haramaian. Adapun yang ditunjuk menjadi imam di Masjid nabawi adalah Syeikh Khalid bin Sulaiman Al Mahna. Namun pada awal tarawih di Masjid Nabawai Syeikh Khalid belum mengimami shalat Tarawih. Kendati demikian shalat Tarawih tetap berjalan sebagaimana mestinya, namun hal yang tak kalah penting adalah keamanan dan kenyamanan jemaah dalam melaksanakan ibadah di dalam Masjid Nabawi.

Pengunjung yang jumlahnya mencapai setengah juta jiwa adalah jumlah yang tidak sedikit, karena itu ada saja sampah yang berserakan yang harus segera dibersihkan. Maka tak heran jika otoritas terkait dalam hal ini seluruh departemen yang bertugas menangani jemaah selama Ramadhan telah menyiapkan sekitar 5.000 petugas kebersihan yang ditugaskan untuk menjaga kebersihan lingkungan masjid. Selengkapnya dapat dibaca: http://www.gomuslim.co.id/read/news/2016/06/01/527/beginilah-ketentuan-buka-puasa-bersama-di-masjid-nabawi-madinah.html  (fh)


Back to Top