Hari Ini, Sisa Kuota Haji Reguler Tinggal 8 Persen

Jakarta, (gomuslim). Jumat hari ini, (10/06/2016) merupakan hari terakhir gelombang pertama pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Berdasarkan data dari Siskohat Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) saat penutupan pelunasan hari keempat belas pada Kamis, (09/06/2016) tercatat calon jemaah haji yang sudah melunasi adalah 141.891 jemaah (92,11%) dan 4.638 jemaah cadangan (59,65%).

Berdasarkan angka tersebut, masih ada sisa 8 persen lagi jemaah yang berhak berangkat tahun ini yang belum lunas BPIH. Sehari ini merupakan kesempatan hari terakhir gelombang pertama untuk segera melunasi biaya haji yang telah ditentukan.

 

Pelunasan biaya Haji tahap pertama dimulai pada 19 Mei hingga 10 Juni 2016 hari ini. Untuk itu Kementerian Agama menghimbau kepada jemaah yang masuk dalam daftar berhak lunas haji reguler untuk segera melakukan pelunasan.

Adapun jumlah jemaah haji berhak lunas cadangan sebanyak 7.776 jemaah. Jemaah dengan status cadangan ini bisa berangkat bilamana terdapat sisa kuota pada masing-masing provinsi dan kabupaten kota setelah pelunasan tahap kedua berakhir.

Untuk dapat memanfaatkan kuota cadangan, sebelumnya jemaah cadangan ini harus membuat surat pernyataan di Kemenag kabupaten kota tempat tinggal masing-masing baru kemudian melakukan pelunasan. Jika belum dapat diberangkatkan pada tahun ini, maka jemaah haji cadangan yang telah melakukan pelunasan akan menjadi prioritas pemberangkatan pada tahun berikutnya.

Sebagaimana tahun lalu, kuota jamaah haji Indonesia tahun ini berjumlah 168.800 karena masih mengalami pemotongan sebanyak 20 persen akibat perluasan Masjidil Haram. Dari jumlah itu, kuota haji regular sebanyak 155.200 yang terdiri dari jemaah haji regular sebanyak 154.049 dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak 1.151 orang. Sedangkan haji khusus sebanyak 13.600 terdiri dari jemaah haji khusus sebanyak 12.831 orang dan petugas PIHK sebanyak 769 orang.

Diperkirakan pada tahun 2017 kelak kuota akan kembali normal seiring telah rampungnya pengerjaan perluasan di Masjidil Haram, bahkan ada kemungkinan penambahan kuota karena kapasitas atau daya tamping tempat-tempat yang digunakan untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah juga semakin luas.

Untuk tahun 2016 ini, jemaah haji akan diberangkatkan dalam dua gelombang. Gelombang I direncanakan akan mulai diberangkatkan pada tanggal 09 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 21 Agustus 2016 menuju Madinah. Jemaah akan berada di kota Nabi ini untuk melaksanakan ibadah ‘arbain’ dan ziarah serta wisata religi ke sejumlah situs sejarah perjuangan Nabi dan para shahabat.

Gelombang II pada tanggal 22 Agustus 2016 sampai dengan tanggal 04 September 2016 tujuan Jeddah, langsung menuju Mekkah untuk bersiap melaksanakan ibadah umrah sebelum haji. Menjelang puncak haji pada hari ‘Arafah’ seluruh jemaah baik dari gelombang I maupun gelombang II akan berkumpul di Mekkah. Saat ini pemondokan haji Indonesia yang mendekati hotel bintang tiga dan empat itu siap menerima calon jemaah haji dari Indonesia. Semoga yang ditakdirkan berangkat pada tahun ini dapat menjelankan ibadah dengan baik dan benar sehingga mabur, yang cadangan dan lainnya segera mendapatkan kesempatan berikutnya. (mm)

 


Back to Top