Di Tengah Panasnya Cuaca, Asykar Ini Tenangkan Tangisan Bayi di Masjidil Haram

Mekkah, (gomuslim). Musim panas yang sedang melanda Arab Saudi saat ini berdampak pada kerentanan sistem imunitas jemaah yang tengah melaksanakan umrah. Jumat kemarin telah terjadi musibah yang memilukan ketika beberapa jemaah umrah jatuh pingsan di escalator yang disinyalir akibat panasnya suhu udara di Masjidil Haram sehingga menyebabkan banyak jemaah yang pingsan.

Perubahan iklim yang belum tentu dapat diterima oleh ketahanan fisik jemaah akhirnya membuat para asykar yang bertugas menjaga keamanan di Masjidil Haram, harus bekerja keras dengan sepenuh hati demi kenyamanan dan kekhusukan jemaah dalam melaksanakan ibadahnya. Terlihat gambar di atas adalah hasil tangkapan kamera jemaah yang diunggah di situs jejaring sosial dan portal media Arab Saudi, Ahad, (12/06/2016). Pada gambar tersebut seorang asykar berusaha menenangkan balita yang menangis di tengah teriknya sinar matahari. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Akhbar24, disampaikan bahwa asykar tersebut berusaha untuk menenangkan bayi yang menangis dengan mengusap kepalanya sampai bayi itu tertidur. Sampai saat ini identitas bayi dan orang tuanya tidak dipublikasikan, karena disinyalir hal ini bukanlah tindakan penelantaran anak melainkan hanya tindakan asykar yang bertujuan untuk membantu menenangkan anak yang menangis.

Tidak hanya sebatas itu, di sekitar area tawaf pun terdapat asykar yang membawa semprotan air. Ia akan menawarkan jasa penyemprotan air secara sukarela kepada jemaah yang kepanasan untuk mengguyur air di atas kepala di tengah teriknya sinar matahari. Tidakan dua asykar ini difoto oleh salah seorang jemaah, lantas pujian pun datang dari para netizen yang mayoritas penduduk Arab Saudi. Mereka memuji aksi kemanusiaan yang dilakukan asykar tersebut dan menurut mereka hal ini merupakan tindakan langka di negara Arab Saudi pada zaman ini, di mana seorang petugas keamanan yang gagah rela mengurus bayi yang menangis dan peduli terhadap jemaah yang kepanasan.

oyo

Sebagaimana yang telah diberitakan sebelumnya bahwa jumlah pengunjung Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Ramadhan tahun ini meninggat tajam. Sebagaimana yang dilansir dari Arab News, sampai Kamis (09/06/2016) media Arab Saudi telah memberitakan bahwa telah tercatat jumlah jemaah umrah yang keluar-masuk kota Mekkah telah mencapai 5,47 juta orang. Sementara itu pada musim tahun ini pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan 6,28 juta visa untuk umrah.

Dari 6,28 juta visa tersebut telah diterbitkan 1.296 juta visa untuk Negara Mesir, 968,550 visa untuk Negara Pakistan, 470,944 untuk Negara Turki, 426,326 visa untuk Negara Yordania dan sebagian besar visa diterbitkan untuk Negara Iraq. Sedangkan Negara Indonesia tidak termasuk ke rententan angka tertinggi untuk penerbitan visa umrah.

Jutaan pengunjung yang telah keluar-masuk Masjidil Haram pada musim umrah tahun ini, banyak yang membawa keluarga termasuk anak-anak bahkan balita pun turut dibawa ke Tanah Suci. Ketika orang tua mereka melakukan ibadah umrah di bulan suci Ramadhan, anak-anak tersebut ada yang dibawa orang tuanya ke dalam Masjidil Haram ada pula yang ditinggal sementara di suatu tempat di dalam Masjidil Haram yang tentunya telah di jaga oleh para asykar atau petugas keamanan.

Dengan demikian jika terdapat anak yang menangis, tentunya petugas harus terampil menghibur mereka dan juga menenangkannya agar tidak terjadi kegaduhan di sekitar Masjidil Haram demi ketenangan ibadah jemaah lainnya. Tugas para asykar ini bukanlah tugas mudah jika dikerjakan tanpa keikhlasan niat dari setiap anggota, karena itu naluri kemanusiannya mereka harus peka ketika menjalankan tugas yang mulia ini. (fh)

 


Back to Top