Halal Food

Di Inggris , Lembaga Ini Akan Gunakan Label dan Logo Baru untuk Daging Tanpa Setrum

Jakarta, (gomuslim). Produk halal kini sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Selain untuk menjalankan perintah agama Islam, produk halal juga membuat masyarakat yakin terhadap semua hal dari produk-produk yang mereka konsumsi tersebut. Tidak hanya di Indonesia, negara yang satu ini juga secara serius membuat peraturan dan sosialiasi terhadap produk halal kepada warganya.

Adalah Halal Food Authority (HFA) di Inggris yang kini sedang  bersiap mengesahkan daging tanpa setrum dengan label dan logo baru. Langkah ini dapat menyebabkan perbedaan pendapat pada industri makanan halal. Organisasi lainnya, Halal Monitoring Committee (HMC) berada di garis depan dalam mempromosikan sertifikasi tanpa setrum. HMC tidak akan mensertifikasi daging yang sudah disetrum sebelum penyembelihan.

Perbedaan pendapat berasal dari gagasan apakah hewan yang disetrum sebelum penyembelihan dianggap ‘halal’ atau apakah hewan masih hidup sebelum penyembelihan secara Islam.

Seperti dilansir dari HalalCorner, kini HFA akan meluncurkan label sertifikasi dan logo terpisah yang memungkinkan perusahaan memilih. Lembaga  masih tetap menjadi lembaga sertifikasi halal yang lebih banyak digunakan di Inggris.

HFA mengatakan keputusan itu datang sebagai hasil munculnya ketertarikan dari stakeholder di industri halal. Termasuk dari pelanggan dan konsumen potensial. Ini memberikan transparansi lebih besar kepada konsumen, ungkap pihak HFA. Inisiatif baru mencakup pemeriksaan lebih ketat dan audit reguler oleh para ahli sekaligus orang berkompetensi.

HFA menyebut telah menerima penyembelihan halal tradisional (tanpa setrum) sejak berdiri tahun 1994. Tapi juga aktif mendukung dan mensertifikasi penyetruman yang dapat pulih (recoverable) atau bisa dibalik (reversible) untuk tujuan halal.

“Karena diamati adanya serangkaian malpraktek dan dilaporkan beberapa rumah jagal melakukan pemotongan halal tradisional untuk muslim, yang memiliki efek negatif lebih besar pada pasar lebih luas, HFA kini bermaksud untuk pro-aktif meningkatkan standar di segmen industri juga,” sebut HFA dalam pernyataan yang dilansir dari Asian Image via Detikfood.

Namun, sertifikasi terpisah ini bukan berarti organisasi tidak akan mengesahkan daging tanpa setrum. Karena itu, HFA percaya bahwa kedua metode sesuai syariah dan diperbolehkan tidak hanya di Inggris dan Eropa tapi juga seluruh dunia. Dalam pernyataan disebutkan sebuah logo baru akan ada nama Organisasi: Halal Food Authority (HFA) dan juga memiliki simbol atau frase yang tepat untuk mengidentifikasi penyembelihan daging halal tradisional.

Logo baru ini akan menjadi merek dagang terdaftar dan penggunaannya harus ada pengesahan sebelumnya sekaligus terpantau. HFA juga akan membuat pedoman baru terpisah untuk skema ini. selanjutnya, langkah-langkah tepat akan dilakukan untuk memastikan pelabelan dan komunikasi yang efektif terkait daging halal dan produk berasal dari penyembelihan hewan secara tradisional. 


Back to Top