Tidak Hanya di Masjidil Haram, Kini Keran Berjalan Air Zamzam Telah Sampai ke Masjid Nabawi

Madinah, (gomuslim). Air Zamzam yang berkhasiat dan diberkahi Allah merupakan suatu anugrah bagi para jemaah yang dapat meminumnya. Di tengah cuaca panas yang melanda Arab Saudi, air Zamzam dapat berfungsi sebagai pelepas dahaga di saat berbuka puasa dan pada malam hari ketika jemaah melakukan iktikaf di dalam Masjid Nabawi.

Demi memudahkan jemaah untuk mendapatkan air Zamzam, Pengurus Masjidil Haram telah membuat ide baru dengan mengerahkan petugas yang membawa tangki air Zamzam berkapasitas 18 liter dan membawa cangkir khusus untuk diberikan kepada jemaah yang membutuhkan air minum. (Selengkapnya baca: Kini Ada Keran Air Zamzam Berjalan, Jemaah Umrah Tidak Perlu Risau Kehabisan Air Minum)

Namun gagasan brilian tersebut ternyata tidak hanya berlaku di Masjidil Haram yang terletak di Mekkah. Di Madinah distribusi air Zamzam dengan sistem jemput bola seperti ini akhirnya diterapkan juga di Masjid Nabawi. Secara garis besar prosedur pelaksaan sistem ini tidak ada yang berbeda dengan apa yang telah dilakukan di Masjidil Haram, hanya saja seragam yang dikenakan petugas distribusi air Zamzam di Masjid Nabawi berbeda dengan seragam petugas yang ada di Masjidil Haram.

Delegasi Ketua Umum Pengurus Masjid Nabawi Bidang Air Minum Yusuf bin Qalid Al Aufi, menjelaskan bahwa pihaknya telah menugaskan 15.000 orang yang telah dibekali tangki air di dalam tas ransel dan cangkir fiberglass sebanyak 300 buah. Air Zamzam tersebut dibawa dari Mekkah dengan tangki khusus yang tertutup rapih dan hanya petugas tertentu yang berada di Madinah yang dibolehkan membukanya.

jhgf

Sebagaimana yang dilansir dari publikasi resmi Pengurus Masjid Haramain gph.gov.sa, Al Aufi telah menandaskan bahwa  penempatan tangki atau pusat air Zamzam di Masjid Nabawi terdapat di beberapa titik yaitu, di Pintu Umar, Pintu Utsman, Pintu Mekkah, Pintu Raja Saud, Pintu Quba’, Pintu nomor 15, Pintu Barat, Pintu Timur dan Pintu Utara. Selain itu, selama musim umrah Ramadhan tahun ini di Masjid Nabawi telah tersedia 37 keran air minum yang ditempatkan di pelataran Masjid.

Adapun untuk jemaah berkebutuhan khusus, maka telah diinformasikan bahwa pihak pengurus Masjid Nabawi telah menyediakan tempat pengambilan air Zamzam bagi kaum disabilitas. Namun demi kebersihan Masjid Nabawi, maka setiap jemaah harus dihimbau agar tidak membuang cangkir air Zamzam bukan pada tempatnya, karena sejatinya masjid yang dipakai sebagai tempat ibadah harus bersih dan suci dari kotoran.

Apa yang dilakukan oleh Pengurus Masjid Nabawi merupakan upaya untuk menjaga kenyamanan dan ketenangan jemaah yang sedang beribadah. Manakala mereka haus dan tidak membawa air minum, maka kali ini mereka tidak perlu berjalan jauh menuju halaman masjid hanya sekadar untuk mendapatkan air minum. Maka keberadaan petugas pembagi air minum di dalam masjid merupakan suatu tindakan positif yang benar-benar dapat membantu jemaah. (fh)


Back to Top