Ramadhan In Style 2016

Pameran 'Muslim Fashion’ Terbesar di Gandaria City Songsong Indonesia Kiblat Mode Dunia

Jakarta, (gomuslim). Perkembangan industri fashion muslim di Indonesia yang semakin pesat membuat banyak pihak berlomba-lomba untuk menunjukkan kreativitas dan peran masing-masing. Fashion sebagai komoditi paling potensial untuk memasuki pasar Internasional membuat pemerintah mencanangkan Indonesia sebagai pusat fashion muslim di tingkat Asia pada tahun 2018 dan tingkat dunia di tahun 2020. Dengan menjadi kiblat mode muslim dunia tersebut, itu berarti Indonesia akan menjadi pusat inspirasi atau tren, serta pusat standardisasi kualitas, pusat produksi, dan pusat belanja.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut tidak mudah. Banyak hal yang diperlukan dalam kesiapan sektor industri fashion dari hulu hingga hilir, termasuk supply chain (rantai pasokan), mulai dari pra-produksi, produksi, pemasaran, hingga distribusi. Sehingga mutlak dibutuhkan peran serta dari seluruh pihak, baik yang terkait langsung maupun tidak terhadap industri fashion di Indonesia. Kerjasama tersebut bisa dimulai dari pengusaha fashion muslim (brand), produsen tekstil, pusat perbelanjaan (mall), institusi swasta, pemerintah, bahkan media massa untuk menjalin komunikasi, koordinasi yang sinergis, dan upaya yang konkret dan berkelanjutan.

Menyadari realita tersebut, Indonesian Fashion Chamber (IFC)  berupaya melakukan langkah konkret yang berkesinambungan dengan menggelar Ramadhan In Style 2016 sebagai ajang untuk memasarkan keragaman gaya busana muslim kreasi desainer dan label Indonesia. Pameran fashion akan berisi beragam karya, mulai dari gaya konvensional hingga gaya urban untuk memenuhi berbagai selera konsumen di pasar lokal maupun Internasional. Acara yang juga didukung sebuah mall besar di kawasan Kebayoran Jakarta Selatan, Gandaria City dan Ditali Cipta Kreatif sebagai organizer serta gomuslim sebagai media partner ini akan berlangsung di Main Street, Main Atrium, dan Parkir Eat & Eat, Gandaria City, Jakarta Selatan, dengan menampilkan lebih dari 60 label fashion muslim dan perlengkapannya yang memperkuat konsep ritel atau Business to Customer.

Sebagai salah satu pameran fashion muslim terbesar di Indonesia, Indonesia Fashion Chamber akan menghadirkan mahakarya dari para desainer papan atas Indonesia, seperti Deden Siswanto, Lenny Agustin, Irna Mutiara, Sofie, Nuniek Mawardi, Khanaaan Shamlan, Stephanus Hamy, Anggiasari, Kami Idea dan masih banyak lagi. 'Ramadhan in Style' akan berisi Fashion & Accessories Exhibition, Fashion Show, Talkshow bersama Asma Nadia dan Puput Melati, serta Religious Music yang berlangsung  mulai tanggal 22 Juni hingga 17 Juli 2016 mendatang.

Menurut President  Indonesian Fashion Chamber (IFC) Ali Charisma, Ramadhan In Style 2016 diharapkan menjadi langkah kecil yang konkret dan terus berkelanjutan dalam menetaskan pelaku industri fashion muslim yang tak hanya punya kreativitas tinggi, tapi juga memiliki pondasi bisnis yang solid. Katanya, dengan meningkatkan kompetensi fashion muslim Indonesia ini, semoga fashion muslim karya anak bangsa  bisa diterima di pasar lokal secara luas, sehingga mempermudah langkah untuk ekspansi ke pasar global. Dengan begitu, mewujudkan Indonesia sebagai pusat mode muslim dunia, bukan lagi sekadar impian.

Indonesia Fashion Chamber (IFC) sendiri adalah organisasi non profit dari para designer Indonesa untuk memasarkan keragaman gaya busana muslim karya desainer dan label Indonesia. Dalam arah berjalannya, IFC bergerak di industri mode dengan kekhususan ready-to-wear-craft dan modest fashion. IFC juga memiliki rencana untuk mengembangkan tiga sektor, seperti research and development, sumber daya manusia, dan bisnis yang mencakup desain & label, pemasaran dan distribusi, serta kewirausahaan unit kecil dan menengah.

IFC telah memiliki 11 cabang yang mereka sebut sebagai chapter di berbagai kota di Indonesia, mulai dari Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Makassar, dan lainnya. Kota-kota tersebut sudah memiliki pengurusnya masing-masing. (fau/ifc)

 

 

 

 

 


Back to Top