Iktikaf 10 Hari di Akhir Ramadhan

Pengurus Masjid Nabawi Buka Pendaftaran Iktikaf Bagi Muslimah, Inilah Ketentuannya

Madinah, (gomuslim). Delegasi Ketua Umum Masjid Nabawi telah menyampaikan publikasi kepada masyarakat Muslim lewat situs resmi Dewan Pengurus Masjidil Haram gph.gov.sa. dalam informasi yang disampaikan itu, dinyatakan bahwa pihak pengurus Masjid Nabawi Madinah tidak keberatan jika ada dari kaum Muslimah ingin melaksanakan iktikaf pada 10 hari menjelang Idul Fitri.

Terkait dengan kebijakan ini, Direktur Umum Departemen Perhubungan dan Informasi Masjid Madinah -memaluli stafnya- Abdul Wahid bin Ali Al Hathab menyampaikan bahwa, pihak pengurus umum Masjid Nabawi setiap tahunnya selalu menerima jemaah siapa pun mereka, biasanya pada musim haji dan umrah Ramadhan jumlah jemaah meningkat namun pihak pengurus Masjid Nabawi senantiasa berusaha memberikan layanan terbaik demi kenyamanan dan kekhusyukkan jemaah.

Meskipun pengurus Masjid Nabawi telah memperkenankan jemaah Muslimah untuk turut Iktikaf di dalam Masjid, namun menurut Hathab ada beberpa hal yang harus di penuhi bagi setiap Muslimah yang beriktikaf di Masjid Nabawi. Berikut ini ketentuan yang diberikan bagi setiap muktakifah (Muslimah yang beriktikaf):

  • Menjaga kebersihan Masjid Nabawi;
  • Tidak mengganggu orang yang sedang shalat;
  • Iktikaf harus segera diakhiri setelah selesai mengerjakan shalat isya di malam Idul Fitri;
  • Perlengkapan yang diperbolehkan (selain pakaian) untuk dibawa ke dalam masjid hanya selimut dan bantal kecil;
  • Pengambilan tempat duduk harus di tempat yang telah dikhususkan untuk Iktikaf di dalam Masjid Nabawi;
  • Tidak diperbolehkan menggantung pakaian di rak-rak mushaf atau tembok masjid dan tempat-tempat air;
  • Dilarang meletakkan barang-barang pribadi di atas lobang-lobang AC, tempat sepatu atau diantara shaf-shaf shalat;
  • Dilarang tidur atau duduk di antara shaf ketika melaksanakan shalat Tahajud di tempat khusus shalat;
  • mematuhi semua peraturan yang ditetapkan oleh pengurus.

Iktikaf adalah ibadah sunnah dengan berdiam diri di masjid sembari memperbanyak amalan sunnah lainnya. Hal ini sangat baik dilakukan pada 10 hari di akhir bulan Ramadhan. Dapat beriktikaf di Masjid Nabawi adalah suatu anugrah dan nikmat Allah yang besar karena banyak terkandung hikmah dan keutamaan amal di dalamnya. Karena itulah jika suatu saat atau hari ini terdapat jemaah umrah Muslimah yang ingin melaksanakan iktikaf di Masjid Nabawi tidak terhalang untuk melakukannya, namun demi ketertiban masjid maka untuk dapat melakukan iktikaf di dalam Masjid Nabawi harus melawati tahap pendaftaran secara online di link ini: http://eservices.wmn.gov.sa:8081/eservices/ittikaf/reg_seasonal_isolated.php (fh).


Back to Top