Promosi Kuliner Halal Asal Indoneisa di Negeri Ratu Elizabeth

Jakarta, (gomuslim). Dengan populasi penduduk Muslim mencapai angka Tiga Juta jiwa untuk di awal-awal tahun 2016 ini, Inggris merupakan rumah yang nyaman bagi penduduk Muslim perantauan yang menetap di Inggris. Meskipun beberapa tahun yang lalu para warga Muslim/ah mengaku kesulitan untuk mencari sumber bahan baku yang halal, seperti daging ayam atau sapi, ataupun restoran cepat saji yang menyediakan makanan halal atau berlabel halal, akan tetapi kini Inggris dan warganya perlahan mulai membuka diri terhadap Industri halal seiring dengan pertumbuhan pnduduk Muslim di Inggris yang juga semakin meningkat tajam. Diperkirakan, pada tahun 2030 nanti, jumlah penduduk Muslim di Inggris akan mencapai angka 5.5 Juta penduduk. Dan dari sekian banyak warga Muslim di Inggris, ratusan di antaranya terdapat warga keturunan Indonesia yang menetap di sana.

Meskipun jumlah warga keturunan Indonesia yang menetap di Inggris tidak sebanyak di Malaysia (2,5 juta Jiwa), Belanda (395 ribu Jiwa), Suriname (90 ribu Jiwa), Australia (85 ribu Jiwa), atau bahkan Kaledonia Baru (7 ribu Jiwa), demikian juga dengan restoran-restoran di Inggris yang jumlahnya tak sebanyak di Australia, Malaysia, Amerika, dan negara-negara lainnya, akan tetapi restoran-restoran yang ada di Inggris patut menjadi contoh bagi restoran-restoran asli Indonesia yang berada di negara lainnya.

Restoran-restoran itu adalah  Bali Bali dan Nusa Dua yang berlokasi di Shaftesbury Ave; The Bali Lounge di Kings Road; Reading dan Warung Padang di Prince of Wales P H, Scott Lidgett Cres, London; Waroeng Windsor Upper Union St. Aldershot, Hampshire dan Krakatoa York di kota York . Mereka bersama Garuda Indonesia yang sudah terlebih dahulu mempromosikan pariwisata Indonesia melalui jalan kerjasama erat dengan Liverpool FC serta membuka jalur langsung Jakarta-London ataupun via Singapura, mengadakan langkah-langkah strategis untuk mempromosikan kuliner khas Indonesia.

Restoran-restoran asli Indonesia itu berkolaborasi dengan Garuda Indonesia untuk mempromosikan kuliner nusantara, baik secara langsung maupun bekerjasama dengan KBRI untuk Inggris dan Irlandia. Kegiatan mempromosikan kuliner Indonesia ini, selain karena menindak lanjuti kunjungan Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu, nantinya juga untuk menciptakan Branding Awarness kuliner Indonesia dan Indonesia itu sendiri kepada warga Inggris, baik lokal maupun imigran.

Cara-cara yang dilakukan pun cukup inovatif. KBRI, Garuda Indoinesia, dan restoran-restoran Indonesia di sana mempromosikan secara langsung kepada warga dan juga melalui kerjasama erat dengan inflight Magazine "Colour" untuk menampilkan informasi-informasi tentang profil dan keberadaan restoran Indoneisa yang berpartisipasi dalam kegiatan promosi kuliner Indonesia ini, serta brosur-brosur program Boarding Pass Through Value (BPTV) yang dibagikan kepada pelanggan Garuda Indonesia. Kegiatan ini pun juga didukung dengan data kunjungan wisatawan Indonesia ke Inggris yang menjadi salah satu yang terbesar di Eropa dengan jumlah mencapai 280 ribu orang pada tahun 2015 lalu. (alp)


Back to Top