Lima Terminal di Seputar Masjidil Haram Dibuka, Kendaraan Pribadi Dilarang Masuk

Mekkah, (gomuslim). Lima terminal kendaraan untuk transportasi publik saat ini telah siap digunakan secara maksimal untuk persiapan haji tahun 2016. Terminal di sekitar Masjidil Haram tersebut sedang dimanfaatkan untuk mobilitas jemaah umrah Ramadhan yang nyaris setara kepadatannya dengan musim haji.

Hal ini disampaikan Direktur Pusat Komando Kontrol Masjidil Haram Kolonel Tariq Al-Ghabban, terkait peningkatan fasilitas di sekitar Masjidil Haram pada bulan Ramadhan 2016 ini.

Lima terminal itu berada di daerah Shaab Amir, Bab Ali, Kuday, Ajyad and Jarwal. “Pusat Kontrol Masjidil Haram dan Departeman Lalu Lintas Saudi telah sepakat mengatur lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki yang pasti akan meningkat pada saat musim haji,”jelas Al-Ghabban.

 

 

Ia menambahkan, Departeman Transportasi Kerajaan dalam waktu tertentu menutup sejumlah jalur kendaraan pribadi mendekati terminal karena diberlakukan penggiliran arus dan untuk menghindari penumpukan jemaah dan kendaraan. Hal ini diberlakukan sebelum masa terawih berakhir.

“Departemen Lalu Lintas melarang kendaraan pribadi mendekati Masjidil Haram, terutama yang dari jalur jalan Ibraheem Al-Khalil, King Abdullah Road, Talat Al-Hafaer dan Jalan Jabal Al-Kaaba. Hal ini untuk memberi ruang yang leluasa bagi pejalan kaki seusai terawih yang biasanya membludak,” tambah Al-Ghabban.

Pada jam-jam tersebut, hanya angkutan umum seperti bus dan taksi yang diperbolehkan mendekati area Masjidil Haram. Jemaah yang menggunakan transportasi umum dapat mencapai masjid lebih dekat, sementara yang menggunakan kendaraan pribadi harus parkir lebih jauh di tempat yang telah disediakan.

Sementara itu, pusat monitor juga mengawasi semua jalur keluar dan masuk seperti jalur Jeddah Expressway, Al-Shumaisy Road, Al-Sail Road, Al-Hada Road and the Umrah Road. “Kami bekerja sama dengan sejumlah direktorat seperti Haj and Umrah Control Center, Pedestrian Control Center, Diplomatic Security Control Center, the Emergency Control Center, Traffic Department Control Center, Security Control Center and the Grand Mosque Presidency,” ujar Kolonel Al-Ghabban.

Seluruh pergerakan di sekitar masjid dan keluar masuk masjid baik pergerakan orang dan kendaraan semua dalam kontrol melalui ribuan petugas dan CCTV yang dipasang di sejumlah titik secara menyeluruh. (mm)


Back to Top