Meski Jarang Terekspos, Anggota Pramuka Madinah Banyak Bantu Jemaah Umrah di Masjid Nabawi

Tidak hanya di Mekkah, pemuda di Madinah juga memiliki kepekaan sosial terkait upaya sukarela membantu jemaah umrah yang datang mengunjungi Mesjid Nabawi. Jika di Masjidil Haram organisasi pemuda yang aktif membantu jemaah  umrah adalah dari kalangan pelajar hingga organisasi kepanduan seperti Pramuka, maka demikian pula halnya dengan di Madinah, namun organisasi kepanduan di kota Nabi Muhammad SAW ini lebih menonjol dari pada ormas pemuda lainnya bahkan Pramuka telah telah bekerjasama dengan Kementrian Perdagangan Arab Saudi.

Meskipun jarang dipublikasikan namun Pramuka di Madinah ternyata telah banyak membantu puluhan ribu jemaah umrah bahkan mereka sampai dikirim ke Masjid Kuba dan Masjid Miqat. Media Timur Tengah ‘Ainul Youm pada Rabu, (22/06/2016) menyampaikan bahwa telah tercatat lebih dari 400 anggota Pramuka tersebar di Masjid Nabawi pada musim Ramadhan tahun ini. Sebelum dilakukan upaya pengerahan ke Masjid Nabawi, para anggota Pramuka ini diberikan pengarahan oleh Direktur Pengajaran Daerah Madinah Nasir Al Abdi Al Karim.

Ketua Pusat Pramuka untuk program Layanan Ramadhan Muhammad Al Juhni menandaskan, “Seluruh anggota pramuka akan melakukan tugasnya masing-masing yakni mengedapankan pengabdian dalam membantu jemaah di Masjid Nabawi, Masjid Miqat, Masjid Said Asy Syuhada’ dan Masjid Kuba. Nantinya mereka akan berbagi tugas dalam hal membantu petugas kesehatan, mengatur shaf shalat di pelataran Masjid Nabawi serta membantu jemaah yang sudah lanjut usia atau jemaah disabilitas dengan cara mendorong kursi roda mereka secara sukarela.

Selain itu, para anggota Pramuka juga berkewajiban membantu melayani petugas pembagi konsumsi takjil yang dilakukan di pelataran Masjid Nabawi, Masjid Kuba, dan Masjid Miqat. Berbeda dengan Pramuka yang ada di Mekkah, anggota kepanduan di Madinah ternyata telah bekerjasama dengan Kementrian Perdagangan Arab Saudi ketika dilibatkan sebagai Tim Pengawas Perdagangan yang jumlah cabangnya tidak kurang dari 68 tempat.

Adapun selama musim umrah Ramadhan ini anggota Pramuka telah banyak membantu jemaah. Menurut Ketua Pusat Pramuka untuk program Layanan Ramadhan Bidang Pengajaran Fahd Abu Saif mengatakan bahwa pusat  khidmah (layananan/pengabdian) sampai pertengahan Ramadhan ini telah dikunjungi lebih dari 6.000 jemaah yang sehat secara fisik, sedangkan bagi jemaah yang sudah tua dan berkebutuhan khusus jumlahnya mencapai 27.000 orang.

Para anggota Pramuka bertugas memberikan arahan kepada jemaah yang sehat terkait   hal yang perlu diperhatikan di dalam Masjid Nabawi sekaligus membantu mereka mendapatkan akses kebutuhannya. Sedangkan terhadap jemaah yang sudah tua para anggota Pramuka andil dalam membantu mendorong kursi rodanya secara sukarela. Tidak hanya sebatas itu, anggota Pramuka di Mekkah harus pandai menghibur anak-anak yang dibawa oleh orang tuanya saat berkunjung ke Masjid Nabawi. (fh)


Back to Top