Ramadhan In Style 2016

Kolaborasi Apik Pengusaha dan Pemerintah, Indonesia Makin Dekat Jadi Kiblat Fashion Dunia

Jakarta, (gomuslim). Mulai tahun ini, sepertinya Indonesia tak main-main dalam menata langkah-langkahnya menuju kiblat fashion dunia 2018 untuk Asia dan 2020 untuk tingkat dunia. Hanya dalam hitungan beberapa jam ke depan, langkah besar Indonesia melalui putra-putra terbaiknya akan segera di mulai. Ya, pada hari ini, Jum’at, (24/06/2016), bertempat di Gandaria City, Kebayoran, Jakarta Selatan, Ramadhan in Style 2016 yang diketuai oleh Ali Charisma akan segera dibuka.

Nantinya, acara tersebut akan dibuka dengan press conference terlebih dahulu oleh pihak-pihak terkait, seperti GM Gandaria City, Perwakilan IFC, dan beberapa korporasi pendukung serta perwakilan dari Kementrian Perindustrian. Kemudian dilanjutkan dengan Grand Opening dan diakhiri dengan parade fashion show yang akan menampilkan 6 desainer ternama, yakni Deden Siswanto, Najua Yanti, Double L by Lenny Agustin & Lisa Fitria, Dian Pelangi, Hannie Hananto, dan Irna Mutiara.

Melalui event ini, IFC berupaya melakukan langkah konkret yang berkesinambungan dengan menggelar Ramadhan In Style (RIS) sebagai ajang untuk memasarkan keragaman gaya busana muslim kreasi desainer dan label Indonesia. Di Indonesia sendiri, perkembangan fashion muslim saat ini tengah berada dalam jalur terbaiknya. Terbukti dengan banyaknya generasi muda yang tertarik menjadi perancang atau pengusaha busana muslim di Indonesia. Hal itu juga ditambah dengan adanya dukungan  dari Pemerintah yang semakin menguat untuk memajukan industri mode khususnya busana muslim melalui roadmap industri kreatif oleh Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Dengan kolaborasi yang apik antara pemerintah dengan pengusaha dalam memajukan industri fashion muslim, diharapkan selain menjadi kiblat fashion dunia 2018 dan 2020, nantinya Indonesia juga dapat lebih mengokohkan lagi posisinya sebagai negara pengekspor busana muslim terbesar di dunia mengalahkan Bangladesh, Turki, Maroko dan Pakistan dalam jumlah yang signifikan. Tak hanya itu, Indonesia nantinya juga harus menjadi negara dengan konsumen fashion muslim terbesar di dunia mengingat populasi penduduk muslim di Indonesia mencapai 83% dari total populasi rakyat Indonesia. Jadi, sangat aneh bila saat ini Indonesia hanya menempati urutan ke-lima daftar negara dengan konsumen fashion terbesar di dunia.

Untuk menjadi negara dengan konsumen fashion terbesar di dunia Indonesia tidak akan mampu bila hanya mencetak bibit-bibit unggul perancang busana muslim baru. Perlu adanya strategi khusus untuk mencapainya. Indonesia akan mampu untuk menjadi negara dengan konsumen terbesar di dunia apabila negeri ini dapat menggencarkan pameran-pameran busana muslim tingkat nasional maupun internasional, seperti apa yang dilakukan Ali Charisma melalui IFCnya yang bertujuan untuk membantu dan membuka peluang bisnis bagi para designer dan pengusaha busana atau produk Muslim, serta juga bisa mempermudah pengguna untuk melihat trend terkini busana Muslim yang menjadi salah satu misi untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat busana Muslim dunia.

 

Baca juga: Ramadhan in Style Bersahutan dengan Ragam Style Fashion Muslimah Dunia

               Pameran 'Muslim Fashion’ Terbesar di Gandaria City Songsong Indonesia Kiblat Mode Dunia

               Presiden IFC Ali Charisma: Indonesia Pegang Alasan Kuat Jadi Kiblat 'Muslim Fashion' Dunia


Back to Top