15 Hari Pertama Ramadhan, Tercatat Hampir Enam Juta Jemaah Laksanakan Umrah

Jeddah, (gomuslim). Untuk pertama kali sejak renovasi perluasan fasilitas di sekitar Masjidil Haram,  Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan visa umrah dalam jumlah jutaan dalam sekali musim. Penambahan kuota visa umrah di setiap negara ini sekaligus untuk mengukur daya tampung kota Mekkah dalam menyambut musim haji mendatang.

Membludaknya jumlah jemaah itu tampak dalam data statistik yang dikeluarkan Pemerintah Saudi. Selama lima belas hari pertama bulan Ramadhan tahun 2016 ini hampir enam juta jemaah umrah memasuki kota Mekkah.  Ramadhan merupakan puncak pelaksanaan ibadah umrah selama setahun.

Berdasarkan data resmi sejak awal Ramadhan, total jemaah umrah sebanyak 5.888.986 sudah memasuki Kota Mekkah dari berbagai penjuru dunia. Demikian seperti dilaporkan Saudi Press Agency dari Pusat Data dan Informasi Kementerian Haji dan Umrah.

Data akan meningkat tajam pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, akan ada tambahan jemaah yang menghabiskan 10 hari terakhir Ramadhan hingga lebaran di Kota Mekkah.

“Jumlah jemaah umrah akan bertambah lebih dari enam juta dalam beberapa hari ke depan. Kementerian Haji bekerja sama dengan lembaga terkait telah melakukan persiapan antisipasi agar jemaah tetap dapat melaksanakan ibadah dengan mudah dan nyaman atau easy and comfort,” demikian pernyataan resmi Kementerian Haji Saudi.

Sementara itu, Tarek Al-Abdul Jabbar, assistant president of the Airports, telah melakukan kunjungan kerja (inspeksi) ke Bandara Haji dan Umrah King Abdula di Jeddah.

Ditemani Abdullah Al-Reemi, Direktur Bandara Internasional King Abdul Aziz  (KAIA), dan sejumlah pejabat senior di Badara, telah menyaksikan sendiri kesiapan fasilitas Bandara dalam menyambut jemaah haji dan umrah.

“Fasilitas itu selama Ramadhan ini sudah digunakan menyambut kedatangan jemaah umrah yang jumlahnya melebihi kuota jemaah haji,”jelas Al-Reemi sambil menyampaikan informasi tentang tambahan fasilitas di Bandara, untuk mengimbangai peningkatan kuota umrah dan persiapan haji.

Seperti diketahui, Kerajaan Saudi  mempekerjakan 7.000 tenaga professional untuk menangani 27 urusan di sektor publik maupun khusus,  melayani kedatangan jemaah dan pemulangannya selama musim haji dan umrah. (mm/sg)


Back to Top