Bangunkan 'The Sleeping Giant', Baznas Luncurkan Gerakan Infaq Nasional

Jakarta, (gomuslim).  Sektor wakaf merupakan "a sleeping giant" sektor keuangan sosial syariah di Indonesia dan memiliki potensi dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur, fasilitas sosial  seperti sekolah, rumah sakit, panti asuhan, di samping tentunya fasilitas keagamaan seperti Islamic center yang modern dan bersifat multifungsi. Hal itu diungkap Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara belum lama ini.

Lebih lanjut, kemudian ia mencotohkan negara yang sukses karena pengelolaan zakat dan wakafnya yakni kekaisaran Turki Utsmani dengan penggunaanya yang sangat luas hingga menjangkau seluruh aspek sosial masyarakat. Selain zakat dan wakaf, tentu saja kekaisaran Turki Utsmani juga mengelola infaq dari masyarakat dengan maksimal, sehingga rakyat kecil yang membutuhkan bantuan benar-benar terlayani dengan baik. Dan kini, Tak lama lagi, Indonesia pun akan memulai langkah maju dalam pengelolaan dana kemanusiaan atau donasi dari masyarakat, yakni berupa infaq.

Mulai pekan depan, Baznas dengan segera akan meluncurkan paker infaq Rp.2000 per pekan yakni setiap Jum’at yang dinamakan Gerakan Infaq Nasional. Meskipun perencanaan awal program ini akan diluncurkan di awal Ramadhan, pada faktanya program tersebut baru akan diluncurkan di pertengahan bulan Ramadhan.

Program ini nantinya diharapkan bisa mengajak 10 Juta warga Indonesia untuk berpatisipasi melalui donasinya guna membantu warga yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan mereka. Melalui donasi itu pula, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian antara sesama warga muslim, atau sesama warga negara Indonesia, atau paling tidak juga sesama manusia yang hidup di dunia, mengingat saat ini jurang kemiskinan serta kesenjangan ekonomi antara high-income dengan low-income society semakin menjadi-jadi.

Program Gerakan Infaq Nasional (GIS) Rp.2000 per pekannya ini pun melangkapi program-prograsm lainnya yang terlebih dahulu dirilis oleh Baznas, yakni program Baznas Peduli Migran yang berlangung di Victoria Park Hongkong 17-19 Juni 2016, program Pasukan Umar bin Khattab yang berlangsung di Jabodetabek mulai tanggal  6 Juni sampai 5 Juli 2016, program Pesantren Entrepreneur yang berlangsung di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Pasar Rebo pada tanggal 21 sampai 24 Juni 2016, program ReUsed Market yang berlangsung di Pasar Loak Kebayoran Lama mulai tanggal 24 Juni sampai 5 Juli 2016, program Gerakan Devisa Mudik yang berlangsung di Pulau Jawa mulai tanggal 25 Juni sampai 5 Juli 2016, program Teras Sehat yang ada di Jabodetabek mulai tanggal 6 Juni sampai 5 Juli 2016, program Hidangan Berkah Ramadhan yang berlangsung di Jabodetabek sejak tanggal 6 Juni sampai 5 Juli 2016, program Paket Ramadhan Bahagia di Seluruh Indonesia sejak 6 Juni sampai 6 Juli 2016, dan program Konter Pembayaran Zakat yang ada di Jabodetabek sejak 6 Juni sampai 5 Juli 2016. (alp)

 


Back to Top