Mudahnya Pergi Haji di Amerika

Jakarta, (gomuslim). Menjelang musim haji tiba, pemerintah di setiap negara pada umumnya sibuk mengurusi fasilitas dan kepentingan lainnya terkait jemaah haji yang berasal dari negaranya masing-masing, seperti yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dan pemerintah lainnya. Akan tetapi, hal itu tidak berlaku untuk jemaah haji yang berasal dari negara-negara yang minoritas muslim seprti Amerika Serikat (AS). Pelaksanaan haji di AS pada umumnya dikerjakan oleh agen perjalanan haji dan dilaksanakan atas nama agen tersebut, Imam masjid setempat yang ditunjuk sebagai perwakilan dan bukan atas nama negara sebagaimana jemaah haji asal Indonesia yang dibawahi langsung oleh negara, mulai dari urusan terkecil hingga terbesar yang berkenaan langsung dengan jemaah haji asal AS. Biasanya, calon jemaah haji dapat langsung mengisi formulir pendaftaran, mengetahui harga dan membandingkannya dengan agen perjalanan lainnya di Amerika, mengetahui persyaratan, hingga belajar manasik haji, melalui web masing-masing agen perjalanan.

Dengan perkembangan penduduk muslim yang cukup signifikan, hingga tercatat sebanyak 7 Juta warga muslim yang tersebar seantero Amerika Serikat, kebutuhan-kebutuhan yang menyangkut umat muslim pasti juga ikut meningkat. Seperti, masjid, restoran halal, fashion syar’i, sekolah atau taman kanak-kanak khusus warga muslim, hingga kebutuhan yang sifatnya tidak umum seperti haji dan umrah. Di Amerika sendiri, setiap tahunnya ada sekitar 10.000 jemaah yang melaksanakan ibadah haji ke tanah seci Mekkah dengan rincian setiap agen perjalanan haji melayani 100-200an jemaah.

Meskipun dengan kuota haji diangka puluhan ribu, namun mulai dari proses mendaftar haji hingga berangkat haji tidak membutuhkan waktu yang lama sebagaimana yang terjadi di Indonesia dengan daftar tunggu 5-35 tahun. Di Amerika Serikat, sebagaimana di negara-negara minoritas muslim lainnya seperti swiss, jerman, perancis, dan lain sebagainya, seseorang bisa berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji hanya dalam kurun watu 1-4 minggu.

Sebagai minoritas penduduk muslim, tentu saja muslim Amerika Serikat membutuhkan lebih banyak bantuan dari para ustad untuk membimbing para jemaah haji mulai dari berangkat hingga pulang kembali ke negeri paman sam. Terkait dengan tenaga pembimbing, di Amerika Serikat terdapat pembimbing haji asal Indonesia, yang merangkap sebagai Imam masjid di sebuah masjid di kota Redmond, negar bagian Washington, AS, sekaligus pemilik agen perjalanan haji dan umroh yang didirikannya sejak tahun 1992. Pria itu adalah Ustadz Mohammad Joban.

Kehadiran Ustad Joban, selain sangat membantu dalam hal pelaksanaan haji dan umroh, beliau juga sangat membantu bagi komunitas muslim yang berada di sekitaran kota Redmond, khususnya untuk diaspora Indonesia, dengan kajian tafsir Alquran yang dilaksanakan setiap Ahad sore, waktu setempat. (alp/dbs)


Back to Top