Idul Fitri 1437 H

Sambut Lebaran di Kota Mekkah, Transaksi Hotel Capai Rp3,5 Triliun

Mekkah, (gomuslim). Kota Mekkah yang di dalamnya berdiri Masjidil Haram dan di tengahnya terdapat Kakbah sebagai kiblat dunia, selama bulan Ramadhan mungkin dapat disebut sebagai kota tersibuk dan terpadat se-Dunia. Hotel-hotel penuh mencapai 100 persen sejak awal bulan dengan harga maksimal, bahkan saat memasuki 10 hari terakhir bulan suci harga makin mahal pun tetap diburu.

Berdasarkan laporan traksaksi hotel untuk 10 hari terakhir tahun ini total nilai pemesanan mencapai lebih dari 1 Miliar Saudi Arabia Riyal (SAR) atau sekitar Rp3,5 Triliun. Sebagian besar hotel menjual paket 10 hari, bukan harian seperti hari-hari sebelumnya . Demikian Saudi Gazette melaporkan, Kamis (30/06/2016).

Dilaporkan, data tersebut adalah berdasarkan catatan Individu dan lembaga yang telah membayar 124.000 kamar dari 162.000 kamar hotel yang tersedia di area pusat kota Mekkah untuk 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Rida Chelbi, manajer reservasi dan pemasaran di sebuah hotel Mekkah mengatakan, “810 kamar kami telah terjual dengan harga berkisar antara SR1,950 sampai 2.500 (8 jutaan rupiah) untuk satu kamar, termasuk makanan buka puasa selama 10 hari pertama Ramadhan.”

Di luar bulan Ramadhan berlaku tarif  kamar tidur ganda  SR1.950, tiga kamar tidur  SR2,200 dan empat kamar tidur SR2,500, katanya.

 

 

Namun, ia menunjukkan bahwa tingkat kamar tidur ganda naik menjadi SR27.000 selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan sementara itu untuk ruang tiga tempat tidur melonjak  ke SR32.000 dan untuk empat kamar tidur SR36.000 termasuk iftar.

“Kamar hotel kami selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan dipesan jauh sebelum bulan suci. Ada beberapa pemesanan semi-dikonfirmasi oleh pengusaha dari dalam Kerajaan dan luar negeri, “kata Chelbi.

Abdullah Al-Suhaimi, resepsionis di sebuah hotel, mengatakan tingkat hunian telah mencapai puncaknya tahun ini, mencapai 100 persen dibandingkan dengan 95 persen tahun lalu.

Tarif untuk kamar di hotelnya mulai dari SR1.700 untuk ruang dua tempat tidur, SR2.200 untuk ruang tiga tempat tidur, SR2.400 untuk kamar tidur empat, termasuk buka puasa dan transportasi antara hotel dan Haram.

”Pemesanan Hotel untuk 10 hari terakhir bulan Ramadhan telah mencapai 100 persen,” kata Al-Suhaimi, menambahkan bahwa tarif kamar berkisar antara SR25.000 dan SR31.000 selama 10 hari terakhir bulan suci, ketika jutaan jamaah mengunjungi kota suci untuk umrah dan doa.

Faisal Al-Sharief, direktur jenderal Arab Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional di Mekkah, mengatakan lebih dari 162.000 kamar hotel sekarang tersedia di kota bagi jemaah umrah.

” Terdapat 947 hotel dan kamar apartemen berlisensi di Mekkah. Di antaranya ada 480 hotel dan 107 kamar apartemen saat ini beroperasi, “katanya. Ada 30 hotel  bintang lima, 28 bintang empat, 125 bintang tiga dan 105 hotel bintang dua di Mekkah.

“Hotel di Mekkah memiliki total 162.493 kamar dan bisa menampung lebih dari 1,89 juta pengunjung sementara apartemen perumahan menyediakan 13.691 kamar dengan kapasitas 164.000 tamu sebulan,” jelas Al-Sharief.

Ia mengatakan, hotel dan apartemen di Mekkah secara keseluruhan dapat menampung lebih dari dua juta peziarah bulanan. Pada musim haji ditambah dengan pondokan-pondokan lain di sekitar perbatasan tanah haram yang jumlahnya samakin banyak, sehingga diperkirakan selama musim haji sekitar tiga juta jemaah berkumpul bersama-sama di satu kota tersibuk beribadah se-Dunia ini.(mm/sg)

 


Back to Top