Jumat Terakhir Ramadhan 1437 H

Kirim 'Warning', Aparat Sebar 2,7 Juta SMS kepada Jemaah Pengguna Selular di Mekkah dan Madinah

Mekkah, (gomuslim). Jemaah umrah yang terus membludak di akhir bulan Ramadhan ini memang perlu pengawasan dan 'warning' agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, antara lain dengan mengerahkan ribuan petugas, pemasangan CCT dan terakhir pengiriman pesan pendek kepada pengguna nomor telepon al-jawwal dan lainnya yang berada di sekitar Mekkah dan Madinah.

Direktur Umum Pertahanan Kota menyebar 2,7 juta SMS ke seluruh pengguna telepon genggam yang berisi tentang informasi mengenai berbagai hal terkait di Mekkah dan Madinah. Informasi yang disebar lewat SMS ini bertujuan untuk mengingatkan jemaah umrah yang tengah berada di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi karena jemaah di hari-hari terakhir bulan Ramadhan banyak yang berdatangan.

Kepadatan dua masjid suci tersebut tentunya dapat berpotensi pada kecelakaan jika masing-masing jemaah tidak dapat mengatur dan menjaga diri di tengah keramaian manusia. Puncak kepadatan terjadi pada Jumat ini, jutaan jemaah mengisi tiap ruang yang memungkinkan untuk dilakukannya shalat Jumat terakhir di bulan Ramadhan tahun ini, seperti yang dilansir al-madina pada Jumat, (01/07/2016) disampaikan bahwa jutaan jemaah telah mendatangi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Terkait dengan keselamatan jutaan jemaah tersebut, maka Asisten Direktur Umum Keamnan dan Keselamatan Kota Jendral Abdullah Asy Syughairy menjelaskan bahwa pengiriman sms yang dilakukan pula secara viral sering dilakukan oleh petugas keamanan sejak awal pertama bulan Ramadhan. SMS tersebut dikirim ke berapa instansi, organisasi dan tempat-tempat penginapan jemaah umrah serta jemaah lokal.

Pesan singkat yang dikirimkan oleh pihak keamanan kota berisi 170 penjelasan tentang bagaimana menjaga kesemalatan dalam kondisi tertentu saat menjalankan ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Sehingga jemaah dapat membacanya dan menjadi panduan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang mana hal tersebut kemungkinan saja dapat terjadi.

Selain pesan singkat yang disiarkan ke beberapa tempat, ada pula layar-layar informasi yang telah dipasang di beberapa jalan yang menuju Masjidil Haram. Dengan cara banyaknya sosialisasi dan informasi yang disampaikan ini maka harapannya dapat membangun tingkat kesadaran jemaah dalam menjalankan ibadah umrah dengan nyaman.

Terkait dengan kenyamanan dan keselamatan, maka tentunya ini merupakan tujuan utama yang selalu ditekankan oleh Raja Salman sebagai orang nomor satu di Arab Saudi, mengingat musim haji tahun lalu telah terjadi dua insiden memilukan yang telah memakan korban yang tidak sedikit. Maka belajar dari peristiwa tersebut, gerakan sosialisasi dan informasi makin gencarkan demi tercapainya harapan yang diinginkan oleh seluruh jemaah.

Dua juta lebih SMS yang disebarkan oleh pihak keamanan kota, maka jumlah tersebut semestinya sudah hampir sebanding dengan jumlah pengunjung Tanah Suci saat ini, oleh sebab itu bagi petugas keamanan diharapkan kepada masing-masing jemaah untuk memperhatian informasi yang telah diberikan agar tidak terjadi hal-hal negatif yang tidak diharapkan oleh semua pihak. (fh/almadina)


Back to Top