Sebelum Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Pangeran Faishal Jenguk Korban Ledakan Bom Madinah

Madinah, (gomuslim). Pasca ledakan bom yang terjadi di Madinah, Putra Mahkota Arab Saudi Faishal bin Salman langsung berangkat menuju rumah sakit yang terletak di dekat Masjid Nabawi guna melihat langsung kondisi korban ledakan bom akibat tindakan kriminal dari ulah pelaku teror yang terjadi di bulan suci Ramadhan pada Senin, (04/06/2016). Peristiwa ini banyak menuai kecaman dari umat Muslim di berbagai belahan dunia tidak terkecuali para imam di Masjid Haramain dan juga petinggi Kerajaan Arab Saudi.

Menurut para ulama Saudi aksi teror bom yang telah terjadi tiga kali dalam sehari di Arab Saudi adalah sebuah kemungkaran yang nyata dan dilarang dalam Islam. Terkait hal ini, Pangeran Faishal menyatakan agar setiap orang dapat tabah menghadapi ujian seperti ini, “Negara harus kuat dan tabah dalam menghadapi musibah semacam ini,” ujar putra Raja Salman ini.

Selanjutnya Pangeran Faishal pun menyatakan sikap bahwa sejatinya Arab Saudi mengecam aksi teroris dan juga terorisme yang mengacaukan negara, “Sesungguhnya kami mendapat arahan langsung dari Pangeran Muhammad bin Nayif Menteri Dalam Negeri yang menyatakan bahwa negara telah sepakat untuk memerangi terorisme demi keamanan negara dan kami memuji para petugas ini (korban) yang berani. Semoga petugas keamanan yang wafat dalam menjalankan tugasnya menjadi syahid dan  diampuni oleh Allah serta korban yang terluka segera diberi kesembuhan, selain itu semoga negeri kita ini senantiasa diberi keamanan serta dihindarkan dari segala tindakan kemungkaran.” Jelas Pangeran Faishal seperti yang dilansir Shahifa Madina Selasa, (05/06/2016).

Dalam kunjungannya ke Madinah, Pangeran Faishal yang juga merupakan Gubernur Madinah langsung mendatangi korban yang dirawat di Rumah Sakit Al Anshar yang dekat dengan Masjid Nabawi. Di rumah sakit tersebut terdapat 4 orang petugas keamanan dirawat setelah terkena ledakan bom sehari sebelumnya.

Gubernur Madinah ini juga memberikan fasilitas pelayanan khusus terhadap para korban tersebut, selain itu juga meminta otoritas terkait untuk menjaga keamanan para korban yang dirawat karena dikhawatirkan terjadi serangan susulan. Kemudian setelah menjenguk para korban ledakan bom, Pangeran Faishal langsung menuju Masjid Nabawi untuk melaksanakan ibadah shalat Isya’ dan shalat Tarawih terkahir di bulan Ramadhan tahun ini. Di samping itu demi meningkatkan kemanan Masjid Nabawi maka 12 lembaga negara diintregasikan serta 25 ribu orang dari Dinas Kemanan dan Lembaga Pemerintah lainnya dikerahkan untuk meningkatkan keamanan di Masjid Nabawi. (fh/almadina)


Back to Top