Aparat Keamanan Madinah Tangkap Seorang yang Diduga Terlibat dalam Aksi Ledakan Bom Bunuh Diri

Madinah, (gomuslim). Operasi penyelidikan kasus bom bunuh diri yang terjadi menjelang Idul Fitri 1437 H di dekat Masjid Nabawi dilakukan pada Rabu, (06/07/2016). Dalam operasi tersebut, petugas keamanan kota Madinah menangkap seseorang yang diduga terlibat dalam tindakan terorisme dan berkaitan dengan aksi peledakan bom bunuh diri di dekat Masjid Nabawi. Berdasarkan informasi yang disiarkan Shahifah Madina hari ini (07/07/2016), aparat keamanan Kota Madinah  menemukan informasi bahwa seorang pria yang berada di Badruni dikejar dan ditangkap karena keterlibatannya dalam aksi teror bom yang dilancarkan di Arab Saudi.

Sampai saat ini identas orang yang diduga teroris tersebut masih dirahasiakan oleh otoritas terkait. Namun petugas keamanan kota Madinah terus melakukan tindakan investigasi peristiwa yang memilukan 2 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Penangkapan tersebut terjadi di wilayah Badrani Madinah dan tidak terjadi perlawanan serius antara petugas keamanan dan oknum terduga teroris dalam proses penangkapan.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, dalam sehari tepatnya pada Senin, (04/07/2016) Arab Saudi diserang ledakan bom di 3 tempat yakni, Kedubes Amerika Serikat, Masjid Quthif, dan Markas Keamanan Masjid Nabawi. Kemudian pada sore hari tepatnya Selasa, (05/07/2016) Putra Mahkota sekaligus Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Muhammad bin Nayif bin Abdul Aziz turut melaksanakan shalat jenasah korban ledakan bom bunuh diri di Masjid Nabawi Madinah.

Insiden yang telah merugikan banyak pihak ini, sejatinya mendapat kecaman serius dari para ulama, imam sampai Raja Arab Saudi. Sehingga dalam pidato resmi Raja Salman, menekankan kepada para pemuda agar tidak mudah terpengaruh dengan ajakan atau pemikiran yang menyimpang dari agama dan budaya masyarakat Muslim.

Sementara itu, dalam khutbah Idul Fitri di Masjid Nabawi, Syeikh Abdul Bari Ats Tsabiti meyampaikan bahwa peristiwa ledakan bom yang terjadi di Madinah dan tempat lainnya adalah peristiwa yang menyakitkan dan telah menodai kesucian Masjid Nabawi, di mana di dalamnya terdapat orang-orang yang rukuk dan sujud beribadah kepada Allah. Ini (Madinah) juga adalah kota yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW, maka bagaimana mungkin pelaku tersebut sampai hati menodai tempat shalat di bulan suci Ramadhan.

Dari semua peristiwa yang terjadi belakangan ini, adalah sebuah pelajaran berharga bagi segenap pihak khususnya di Mekkah dan Madinah agar peristiwa serupa tidak terulang kembali. Tentunya seluruh kaum Muslim diharapkan untuk terus memanjatkan doa agar seluruh jemaah serta Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selamat dari tindakan kemungkaran yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. (fh/almadina)

Baca juga:

Serangan Bom Bunuh Diri....

 


Back to Top