Jadi Tuan Rumah, Indonesia Siap Gelar International Islamic Fair 2016

Jakarta, (gomuslim). Oktober 2016 mendatang, Indonesia akan menggelar sebuah hajatan besar tingkat Internasional. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama meluncurkan kegiatan International Islamic Fair (IIF) 2016. Acara yang baru pertama kali digelar ini akan berlangsung di Jakarta International Expo, Kemayoran pada tanggal 20 sampai 23 Oktober 2016.

Ketua Panitia IIF 2016 Magda Safrina menjelaskan  IIF lahir sebagai wadah bagi negara Islam atau negara berpenduduk Muslim dunia untuk berkumpul dan melakukan pertukaran budaya. Acara ini diharapkan bisa menjadikan negara-negara Islam bersatu dan kita bisa menjadi kuat dan besar.

Menurut Magda, IIF ini sendiri meliputi lima aspek kegiatan yaitu yaitu Islamic Cuture Expo, Islamic Fashion, Islamic Food & Bevarage, Islamic Education & Book Fair, serta Islamic Fair. IIF akan dimeriahkan dengan pameran dan atraksi kesenian, seminar, talkshow, kompetisi, fashion show, bedah buku dan banyak lagi. Selain itu, IIF 2016 juga akan menghadirkan sejumlah tokoh, sosok kreatif, selebritis maupun partisipan lainnya yang kompeten di bidangnya baik dari Indonesia sendiri maupun dari manca negara.

IIF mengikutsertakan tak kurang dari 20 negara yang tergabung dalam keanggotaan Organisasi Kerjasama Islam (OKI)  yang  dapat memamerkan progress gaya hidup Islam negara masing-masing dalam setiap bidang. Negara-negara tersebut di antaranya adalah Dubai, Bahrain, Qatar, Maroko, Oman, Afrika Selatan, India, Brunei, Malaysia, Turki, Kazakhstan, Jordan, Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, dan Kuwait. Selain negara-negara OKI, IFF 2016 juga akan diikuti negara non anggota OKI seperti Cina, Korea, Inggris serta komunitas Muslim dari negara lainnya. Setidaknya, ada sekitar 600 exhibitor yang akan meramaikan even ini. . Untuk Indonesia, beberapa wilayah muslim seperti Aceh, Padang, Palembang, Surabaya, Jawa Tengah, Kalimantan juga siap meramaikan event internasional muslim ini. Selain itu, IIF 2016 juga mendapat dukungan penuh dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Komite Tetap Timur Tengah dan OKI, serta Kantor Utusan Presiden untuk Timur Tengah dan OKI.

"Jika dilihat harga tiket Rp20 ribu, kami punya target bisa mencapai di atas Rp10 miliar," jelas Magda.

Sebagaimana dilansir dari publikasi resmi Kementrian Pariwisata (Kemenpar), akan ada banyak kegiatan yang akan berlangsung selama IIF 2016. Salah satunya, Islamic Education & Book Fair yang akan menjadi sesi khusus pendidikan dalam IIF 2016, kata Magda, berisi talkshow, seminar, bedah buku, kompetisi, pameran sains dan teknologi serta pameran buku. Selain itu akan ada pula olimpiade sains muslim dan lomba karya tulis internasional. Dalam forum ini, IIF 2016 turut mengundang bernagai institusi pendidikan baik dari dalam maupun luar negeri untuk memperkenalkan model-model pendidikan  Islam. Ini dimaksudkan agar masyarakat bisa memperluas wawasan mereka soal pendidikan terutama pendidikan Islam seperti pesantren. Selain itu, IIF 2016 juga akan menghadirkan sejumlah tokoh, sosok kreatif, selebritis maupun partisipan lainnya yang kompeten di bidang mereka baik dari Indonesia sendiri maupun dari manca negara.

IIF 2016 juga menjalin kerja sama dengan PT Telkom menyiapkan sistem telekomunikasi untuk mendukung sistem pembelajaran melalui program 1000 PaDi (Pustaka Digital). Karena itu, diharapkan melalui ajang IIF 2016 ini penyebaran PaDi bisa semakin diperluas yang selama ini baru tersedia di plasa Telkom.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah Kemenpar Tazbir menyebut IIF 2016 sejalan dengan upaya Kemenpar untuk membesarkan pariwisata dalam bentuk festival dan pameran keislaman.

“Kemenpar menyambut baik semua kegiatan yang berjudul dan berbau islami. Ini memposisikan Indonesia lebih baik dalam hal produk-produk Islam,” ujar Tazbir. (fau/dbs)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Back to Top