Keputusan Kementerian Haji Saudi, Seluruh Jemaah Wajib Disuntik Vaksin Ini

(gomuslim). Lembaga Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi menginstruksikan semua penyelenggara haji domestik untuk memberikan vaksin haji pada musim haji tahun 2016 ini. Penyuntikan vaksin terhadap jemaah haji harus dilakukan pada 10 hari sebelum masuk ke Tanah suci, guna mencegah penyakit yang mudah menular seperti influenza dan lain sebagainya. Hal yang sama juga diberlakukan bagi jemaah haji dari seluruh penjuru dunia, adapun waktu pelaksanaanya diserahkan ke penanggung jawab di negara masing-masing.

Pihak Lembaga Kementrian menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil berdasarkan saran dari Kementrian Kesehatan Arab Saudi, mengingat pada musim haji tahun lalu penyebaran virus influenza tergolong masif dan hal ini berdampak pada munculnya penyakit demam sebagaimana yang banyak di derita oleh jemaah asal Afrika pada tahun lalu. Delegasi Kementrian Kesehatan Arab Saudi pun menekankan bahwa vaksinasi ini harus dilakukan karena belajar dari peristiwa tahun lalu, oleh karena itu pada tahun 1437 H/2016M setiap penyelenggara haji dihimbau untuk melakukan vaksinasi terhadap jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Berdasarkan keterangan resmi yang disadur dari situs resmi Kementrian Kesehatan Arab Saudi, vaksinasi terhadap jemaah haji merupakan hal penting yang harus dilakukan guna mencegah penyakit yang dapat menular ke jemaah haji lainnya. Jenis vaksin yang diberikan tersebut adalah berupa vaksin pencegah meningitis, vaksin pencegah virus salmonella (typus), vaksin pencegah virus cerebro-spinal yang disebabkan oleh pengabaian kebersihan badan, vaksin influenza, amarillic typhus (sakit kuning, red), vaksin pencegah kolera, dan vaksin untuk anak.

Adapun vaksin yang diberikan untuk anak adalah berupa vaksin pencegah penyakit bagi anak-anak di bawah umur 15 tahun. Terkadang ada jemaah yang membawa anaknya turut melakukan ibadah haji ke Tanah Suci, maka dari itu Kementrian Kesehatan setempat berpendapat bahwa jemaah anak-anak harus divaksin agar tidak tertular virus penyakit dari jemaah dewasa.


Keharusan penyuntikan beberapa jenis vaksin kepada jemaah haji tahun ini merupakan suatu  kebijakan dari dua lembaga kementrian Arab Saudi. Tingginya jumlah jemaah yang berukumpul dalam satu tempat menjadi pertimbangan serius bagi Dinas Kesehatan Saudi, pasalnya satu orang saja membawa virus penyakit maka hal tersebut sangat cepat menimbulkan penularan penyakit. Maka dari itu, Kementrian Haji dan Umrah menegaskan bahwa jemaah haji tahun ini baik dari Arab Saudi maupun dari mancanegara wajib melewati tahap vaksinasi demi kesehatan seluruh jemaah yang beribadah di Tanah Suci. (fh/ moh.gov.sa/ qbsnews)


Back to Top