BPIH 2016

Pelunasan Biaya Haji Ditutup, Tersisa 1.814 Kursi Belum Terisi

(gomuslim). Meski kuota diperebutkan hingga tiga juta calon jemaah haji, nyatanya tahun 2016 ini kuota haji tidak terisi 100%. Masih ada 1.814 kursi kosong yang belum terisi.  “Sampai dengan berakhirnya pelunasan tahap kedua, haji reguler (30/6/2016) masih tersisa kuota sebanyak 1.375 orang dan haji khusus (17/06/2016) sebanyak 439 orang,” kata Kasubdit Pendaftaran Haji Ditjen PHU Nur Aliya Fitra dalam publikasi resmi Kementerian Agama RI, Rabu hari ini (13/07/2016).

Terkait hal ini, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama berharap sisa kuota dapat dioptimalkan pemanfaatannya, mengingat kuota haji reguler maupun khusus daftar antriannya makin panjang.

Sisa Kuota Haji Reguler

Terhadap sisa kuota untuk jemaah haji reguler, yaitu 1.375 kursi tersebut akan dikembalikan kepada masing-masing provinsi dengan memasukkan jemaah haji cadangan yang telah melunasi pada tahap 1. Jemaah haji cadangan yang telah melunasi pada tahap 1 saat ini sudah siap sebanyak 4.856 orang.

Mekanisme pengisian sisa kuota oleh  jemaah cadangan tersebut dengan mendahulukan jemaah lansia dan pendamping, penggabungan mahram, baru kemudian nomor urut porsi berikutnya.

“Apabila jumlah cadangan lunas pada suatu provinsi tidak mencukupi sisa kuota, maka akan dibuka kembali pelunasan di provinsi yang kurang tersebut sampai dengan kuota terpenuhi,” jelas Nur Aliya.

Sisa Kuota Haji Khusus

Adapun terhadap sisa kuota haji khusus sebanyak 439 orang, Nur  menerangkan untuk sisa kuota haji khusus akan diisi oleh jemaah haji cadangan yang telah melunasi pada tahap 1, yang berdasarkan laporan PIHK terdapat sebanyak 500-an jemaah yang telah melunasi pada tahap I dan II, menunda/membatalkan keberangkatan.

“Karena jumlah cadangan tidak lagi mencukupi untuk menutupi sisa kuota setelah pelunasan tahap II, maka direncanakan pelunasan haji khusus akan dibuka kembali tahap III,” kata Nur.

Peruntukannya nanti menurut Nur akan diberikan pada jemaah yang mengalami kegagalan sistem pelunasan tahap sebelumnya, jemaah lansia minimal 75 tahun dan pendampingnya, penggabungan mahram, serta jemaah haji nomor urut berikutnya yang siap berangkat dan telah diusulkan oleh PIHK tempat jemaah mendaftar.

“Waktu pelunasan tahap ketiga pada tanggal 19 sampai dengan 22 Juli 2016 sesuai dengan Keputusan Dirjen PHU nomor D/195/2016 tentang Pemenuhan Sisa Kuota Haji Khusus Tahun 1437H/2016M,” ungkapnya.

Apabila hingga masa pemberangkatan jemaah berlangsung, masih terdapat jemaah yang membatalkan, menunda, akan terus diupayakan diisi. Dengan mengganti jemaah tersebut baik oleh jemaah cadangan lunas maupun pembukaan kembali pelunasan BPIH sesuai dengan sisa kuota yang ada pada jemaah haji reguler maupun khusus. Tentu semua harus sesuai dengan regulasi yang berlaku. (mm/ar)


Back to Top