Pasca Insiden Bom Madinah, Komite Pengurus Masjid Nabawi Bahas Peningkatan Mutu Keamanan Area Masjid

(gomuslim). Komite Pengurus Masjid Nabawi mengadakan rapat evaluasi pertama usai melewati musim umrah Ramadhan tahun ini. Banyak hal yang dijadikan topik pembahasan dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Penasihat Komite Pengurus Masjid Nabawi Abdul Wahid bin Ali Al Hattab, pada Rabu, (13/07/2016). Adapun hal yang banyak disampaikan dalam  rapat ini adalah mengenai peningkatan mutu layanan terhadap jemaah yang melakukan ibadah di Masjid Nabawi Madinah.

Pada Ramadhan tahun ini Masjid Nabawi merupakan salah satu destinasi yang banyak dikunjungi oleh jemaah umrah. Namun pada puncak keramaian tepatnya 2 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1437 H, terjadi aksi teror yang membuat heboh, akan tetapi hal itu sedikitpun tidak menimbulkan rasa takut yang dialami oleh jemaah. Meski demikian peristiwa seperti ini, menjadi pelajaran bagi seluruh pihak terkait yang dilibatkan untuk melayani jemaah yang datang dari berbagai negara.

Karena itu seluruh jajaran Komite Pengurus Masjid Nabawi, membahas upaya peningkatan kemanan dan kenyamanan serta fasilitas pendukung lainnya yang dapat langsung dirasakan oleh jemaah umrah maupun yang hanya sekadar melakukan shalat di Masjid Nabawi. Peningkatan upaya pengamanan harus menjadi prioritas dalam program pelayanan jemaah selanjutnya, namun program yang dijlankan tidak terbatas pada 1pokok permasalahan saja melain banyak hal yang menjadi topik pembahasan dalam rapat kali ini. Terkait materi pembahasan, Al Hattab menandaskan bahwa rapat yang diikuti oleh anggota komite membahas segala saran yang disampaikan oleh jemaah termasuk saran yang disebarkan di media sosial.

Komentar para netizen, ternyata berdampak positif  dalam perbaikan layanan di Masjid Nabawi, mengingat media sosial saat ini merupakan suatu sarana publik yang bebas dalam menyampaikan aspirasi dan sangat terbuka serta cepat sehingga mudah diakses oleh masyarakat luas. Dengan demikian hal-hal yang dikeluhkan oleh jemaah dapat langsung diketahui dan dicarikan solusinya. Selain itu Hattab pun menyampaikan bahwa rapat kali ini tidak meninggalkan pembahasan program utama Komite Pengurus yakni memperhatikan fasilitas atau sarana yang dapat membantu kenyamanan jemaah dalam melaksanakan ibadah.

Rapat yang diinisiasi oleh Ketua Umum Pengurus Masjid Haramian Abdurrahman As-Sudais, juga membahas tentang kinerja para pegawai dari berbagai divisi yang bekerja selama bulan suci Ramadhan. Intensitas pekerjaan di musim haji dan umrah khususnya pada bulan Ramadhan tahun ini meningkat drastis dari hari biasa. Mereka harus bekerja siang dan malam sehingga pihak Komite Pengurus Masjid Nabawi memberikan perhatian kepada mereka berupa sarana kemudahan dalam menjalankan pekerjaannya pada musim umrah selanjutnya, seperti fasilitas alat penunjang yang harus ditingkatkan demi kelancaran kerja.

Hasil rapat ini, nantinya menjadi suatu program kerja yang harus dijalankan oleh pihak-pihak terkait. Semua ini dilakukan untuk membawa kemaslahatan umat Islam yang mengunjungi Haramain termasuk Masjid Nabawi. (fh/gph.gov)


Back to Top