Gelar Kompetisi 'Tourism Halal 2016', Kemenpar Ajak Masyarakat Tingkatkan Mutu Destinasi Lokal

(gomuslim). Banyak pihak mulai membuka mata pada pentingnya produk halal. Karena itu, saat ini berbagai sektor muslim needs pun mulai diproduksi sesuai dengan sertifikasi halal yang berlaku. Sektor-sektor tersebut meliputi pangan, fashion, sampai urusan perjalanan (tour and travel). Untuk itu, Indonesia sebagai negara dengan muslim mayoritasnya mempunyai peluang yang sangat besar dalam mengembangkan produk-produk halal, khususnya pada pilihan destinasi wisata yang begitu mempesona dari ujung Sumatra sampai Papua.

Melalui publikasi resmi Kementrian Pariwisata (Kemenpar), tahun 2016 ini dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia, Kemenpar Indonesia menerapkan unsur halal dalam strateginya. Strategi halal ini diharapkan mampu mengalahkan kunjungan wisatawan muslim di negara tetangga, seperti Malaysia dan Thailand. Karena saat ini, wisatawan Muslim dinilai sebagai jenis wisatawan khusus yang pangsa pasarnya cukup besar terutama wisatawan dari timur tengah yang menjadi komoditi utama negara tetangga.

Menurut Menpar Arief Yahya  Halal Tourism potensinya sangat besar, dengan kata lain, halal tourism mampu menjadi andalan Indonesia dalam menggaet wisatawan mancanegara. Kata Arief, Halal Tourism itu ada pasarnya dan besar yang hampir sama dengan jumlah outbond Cina 100 juta orang setiap tahunnya. Selain itu, daya beli dan kebiasaan belanja wisman asal Jazirah Arab itu tergolong besar. Bahkan terbesar di antara wisman lain di seluruh dunia.

"Arab Saudi itu bisa USD 1.750 per kunjungan. Uni Arab Emirat rata-rata USD 1.500 per visit. DIbandingkan dengan Eropa maupun Asia, mereka lebih royal, karena rata-rata hanya USD 1.200 yang ke Indonesia,” jelas Menpar.

Sampai saat ini, tercatat hingga 2016 industri pariwisata halal mengalami pertumbuhan terbesar dibandingkan dengan jenis pariwisata lainnya. Karena itu, Indonesia serius mengembangkan wisata halal di mana saat ini ada tiga provinsi yang sudah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata halal yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Promosi pun sudah dilakukan Kemenpar demi menarik perhatian para turis lokal, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan Kompetisi Pariwisata Halal Tingkat Nasional 2016.

Pada kompetisis bertajuk “Tourism Halal 2016” ini terdapat 14 kategori yang dilombakan tidak hanya untuk destinasi namun juga termasuk pada hotel, bandara hingga biro perjalanan. Pendaftaran dimulai  pada 13 Juni sampai 31 Juli 2016 yang akan diikuti pelaksanaan voting pada 1 Agustus sampai 26 Agustus 2016, serta pengumuman pemenang pada 30 Agustus 2016.

Kompetisi ini terselenggara untuk persiapan Indonesia ke ajang International yang juga berlangsung tahun ini, yaitu ajang World Halal Travel Awards 2016, agar bisa mempertahankan tiga gelar Internasional yang telah dicapai pada 2015.Tiga penghargaan tersebut adalah Lombok, Indonesia sebagai The World’s Best Halal Tourism Destination, Lombok, Indonesia sebagai The World’s Best Halal Honeymoon Destination, dan  Sofyan Hotel sebagai The World’s Best Family Friendly Hotel.

Pariwisata halal sendiri adalah bagian dari industri pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan Muslim. Pelayanan wisatawan dalam pariwisata halal merujuk pada aturan-aturan Islam. Berikut adalah keempat belas kategori yang dikompetisikan beserta persyaratannya:

1. Kategori Penerbangan Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

2. Kategori Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

3. Kategori Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

4. Kategori Hotel Luxurious Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

5. Kategori Apartemen Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

6. Kategori Resort Pantai Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

7. Kategori Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik

8. Kategori Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

9. Kategori Perusahaan Kapal Pesiar Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

10. Kategori Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik

11. Kategori Operator Haji dan Umroh Terbaik

12. Kategori Destinasi Wisata Halal Terbaik

13. Kategori Destinasi Kuliner Halal Terbaik

14. Kategori Destinasi Budaya Ramah Wisatawan Muslim Bagi badan usaha

Persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon peserta adalah memiliki izin usaha sesuai bidangnya, memiliki sertifikat sesuai yang diwajibkan oleh masing-masing industri (misalnya klasifikasi bintang untuk hotel, memiliki dan menerapkan standar yang mengatur terwujudnya bisnis dan produk yang Family Friendly atau Muslim Friendly.

Bagi calon peserta destinasi, setidaknya haruslah memiliki tiga atraksi unggulan bertaraf nasional/internasional, memiliki hotel yang dikelola jaringan internasional (bintang 4 ke atas), memiliki bandara udara internasional, juga didukung oleh komitmen Pemda setempat untuk mengembangkan pariwisata halal. Sementara itu, calon peserta di bidang bandar udara haruslah bandara yang sudah bertaraf internasional.

Persyaratan dan kriteria Peserta:

a. Usaha

A.1 Memiliki izin usaha sesuai bidangnya

A.2 Telah memiliki sertifikat sesuai yang diharuskan masing-masing industri (contoh: klasifikasi bintang untuk Hotel)

A.3 Memiliki dan diterapkannya standar yang mengatur terwujudnya bisnis / produk yang Family Friendly atau Muslim Friendly

 

b. Destinasi

B.1 Memiliki minimal 3 atraksi unggulan yang bertaraf internasional / nasional

B.2 Memiliki hotel yang dikelola jaringan internasional / bintang 4 keatas

B.3 Memiliki Bandar Udara Internasional

B.4 Pemda setempat memiliki komitmen untuk mengembangkan Pariwisata Halal

 

c. Bandara

C.1 Bandar Udara bertaraf Internasional

Penilaian:

1.Profile

Menceritakan tentang diri (usaha, destinasi, pengelola web) secara lengkap, kelebihan / keunggulan / keistimewaannya, kemudahan aksesibilitas, fasilitas-fasilitas yang dipunyai yang juga mencerminkan Muslim Friendly atau Family Friendly dengan memuat point-point berikut :

- Komitmen pada kepatuhan untuk memenuhi kebutuhan Wisatawan Muslim

- Komitmen terhadap Sertifikasi Halal untuk produk makanan dan minuman

-  Komitmen untuk penyediaan fasilitas kemudahan untuk berIbadah

- Komitmen tergambar dalam kebijakan, struktur organisasi, kepemimpinan, sistem operasional

2. Key Achievements

Menceritakan tentang performance diri (usaha, destinasi, pengelola web), data pasar/kunjungan dan perkembangannya, capaian dan target pasar/kunjungan, kepuasan konsumen dan kontribusi keuangan serta prestasi yang telah diraih serta capaian dan target pada komitmen-komitmen diatas yang tergambar pada aspek keuangan, kepuasan pelanggan, Sistem dan Prosedur serta pembinaan SDM

3.Unique Characteristics

- Inovasi dan terobosan Produk dan Pelayanan yang sesuai pada komitmen pemenuhan kebutuhan Wisatawan Muslim

Time Schedule Kompetisi Pariwisata Halal Nusantara

1. Pendaftaran peserta    13 Juni – 31 Juli 2016

2. Seleksi dan pengumuman nominator  1 - 8 Agustus 2016

3.  Pelaksanaan Voting 9 Agustus - 26 Agustus 2016

4.  Pengumuman pemenang         30 Agustus 2016

5.  Pemberian penghargaan pemenang     8 September 2016

Panduan Pendaftaran:

Peserta melakukan pendaftaran dengan cara mengirimkan data terkait:

a.   Persyaratan Umum.

b.   Profile, Key Achievements dan Unique Characteristics (baik dalam bentuk tulisan, foto-foto terbaik dan audiovisual).

c.   Memberikan contoh visualisasi dari destinasi, usaha, produk dan layanan yang dinominasikan.

 

Data dikirim ke alamat email berikut :    

kompetisi.nasional@halaltourism.id

Atau untuk informasi menghubungi Contact Person di bawah ini:

Sekretariat Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal

Kementerian Pariwisata RI

Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya

Jalan Medan Merdeka Barat No.17 Jakarta

Email: sekretariat@halaltourism.id

Telp: (021) 3838211 Fax: (021) 3451870

Marsha Nadila - Mobile: +62 811-998-317

Widiya Putri - Mobile: +62 857-8183-1813


Back to Top