Korea Selatan Kini Semakin Ramah Terhadap Wisatawan Muslim. Ini Dia Alasannya

(gomuslim). Sebagai negara di kawasan Asia yang menjadi rumah bagi para mahasiswa muslim yang hendak menimba ilmu di negeri tersebut, Korea Selatan saat ini juga menjadi “Rumah” yang menarik untuk dijadikan destinasi andalan para wisatawan muslim yang jumlahnya semakin berkembang di setiap tahunnya. Menanggapai hal itu, baru-baru ini Pemerintah setempat serius untuk menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk menarik para wisatawan muslim, salah satunya dengan menghadirkan lebih banyak restoran–restoran yang menyediakan makanan halal.

Ketersediaan restoran-restoran halal tersebut kemudian semakin dilengkapi dengan konsep pelabelan atau new certification system yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang setempat. Sistem ini rencananya akan dirilis pada bulan Agustus nanti, bertepatan dengan dirilisnya buku penunjang untuk para wisatawan muslim yang ingin mencari kebutuhan-kebutuhan yang berkenaan dengan wisatawan muslim.

Menurut laporan media setempat, Korea Tourism Organization (KTO) atau kementerian pariwisata Korea baru-baru ini mengatakan bahwa terdapat lebih dari 200 makanan halal yang akan dipublikasikan dalam sebuah buku penunjang wisatawan muslim yang akan diluncurkan pada bulan Agustus mendatang.

Selanjutnya, masih terkait hal-hal yang dapat menarik wisatawan muslim berkunjung ke Korea, Pemerintah setempat nantinya juga akan mensertifikasi restoran-restoran halal berdasarkan lima tingkat. Sistem ini adalah bagian dari konsep sertifikasi terbaru yang akan mengklasifikasi mulai dari restoran-restoran yang masuk kategori halal menurut Federasi Muslim Korea atau Korea Muslim Federation hingga restoran-restoran yang menawarkan menu daging Babi.

Dalam catatan Korea Tourism Organization tahun lalu, sebanyak 740.000 ribu wisatawan muslim berkunjung ke negeri ginseng tersebut. Wisatawan asal Indonesia dan Malaysia masih mendominasi sebagai dua negara teratas yang menyumbang wisatawan muslimnya ke negara tersebut. Negara lainnya yang juga menyumbang banyak warga muslimnya yakni Turki, dengan jumlah wisatawan muslim sebesar 20.000 ribu pengunjung selama periode tahun 2015 lalu.

Tahun ini, diperkirakan jumlah kunjungan wisatawan muslim ke Korea meningkat sebesar 60.000 ribu wisatawan dari kunjungan wisatawan muslim tahun lalu atau menjadi 800.000 ribu kunjungan. Menanggapi hal itu, berbagai persiapan telah dilakukan untuk menyediakan berbagai kebutuhan-kebutuhan wisatawan.

Khusus untuk wisatawan muslim asal Turki, di Ibukota Korea atau Seoul sebagai kota yang paling banyak dipadati wisatawan, saat ini terdapat banyak restoran halal asal Turki yang menjamur dari 140 restoran halal yang ada di kota tersebut.

Terkait makanan halal, sebetulnya hal itu mengacu pada produk makanan yang disiapkan dengan cara tertentu sesuai dengan hukum Syariah Islam, yang mencakup tidak hanya pada daging tetapi juga buah-buahan dan sayuran. Di bawah sistem sertifikasi lima bintang atau lima tingkat, peringkat tertinggi akan diberikan untuk restoran yang menyediakan makanan halal resmi dengan mendapatkan jaminan mutu dan sejenisnya oleh federasi muslim Korea. Sedangkan, bagi restoran yang tidak bisa menunjukan sertifikat halal pada menu-menunya, mereka juga bisa mendapatkan penilaian dari KTO dengan skor rendah selama makanan tersebut bukan makanan yang jelas-jelas diharamkan seperti daging babi. Wallahu A'lam. (alp/htm)


Back to Top