Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference 2016

Ini Cerita Sukses Riyanto Sofyan Kembangkan Hotel Berkonsep Syariah

gomuslim.co.id – Industri Halal yang sedang berkembang saat ini mulai dari industri makanan dan minuman, penginapan, produk kecntikan serta busana dan fashion mulai digeluti oleh banyak orang. Namun, di Indonesia, usaha penginapan berkonsep syariah telah dimulai pada periode tahun 90an.

Hotel Sofyan yang merupakan hotel syariah pertama di Indonesia yang menganut hukum ini pada tahun 1992 silam. Namun, Hotel Sofyan bukanlah hotel yang menganut konsep syariah diawal berdiri. Pada tahun 1983, Sofyan Ponda mendirikan Sofyan Hotel Corporation dengan tidak menganut konsep syariah dan transformasi menjadi hotel syariah tetap tidak menjadikan mereka kehilangan pasar dan justru maki berkembang. Mengubah layanan yang semula tidak baik menjadi sesuai nilai Islam membuat bisnis Sofyan Hotels tetap bertahan.

Komisaris Utama PT Sofyan Hotels Tbk, Riyanto Sofyan, berujar, Sofyan Hotels berdiri di awal 1970an dan pada 1989 sudah jadi perusahaan publik. Pada 1990 bersama Brookshire Hotels AS, Sofyan Hotels meningkatkan manajemen dan pada 1992 mulai melakukan sertifikasi halal dan secara perlahan bertransisi menjadi tempat penginapan halal. ''Konsep kami inklusif, nyaman, bisa dinikmati dan ramah bagi semua. Karena itu, tamu kami juga ada tamu asing,'' kata Riyanto dalam Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference (IIHLEC) 2016 di Ciputra Artprenuer, Kamis (6/10).

Pada posisi ini, Hotel Sofyan tidak langsung beralih ke bisnis syariah, melainkan melalui beberapa tahap. Pada 1993 adalah masa pengkondisian. Pada 1998 kelab malam ditutup dan penjualan naik 19,55 persen. Pada, 1999 menyusul diskotek tutup dan penjualan naik 10 persen. Penjualan minuman beralkohol dihentikan pada tahun 2000, tapi penjualan naik 13 persen. Dua tahun kemudian pada 2002, Sofyan Hotel mulai menyeleksi tamu, namun penjualan tetap naik 15 persen. Sedangkan di tahun 2003, dibuat standar prosedur dan manajemen jadi sesuai syariah. Di tahun yang sama pula dilakukan amandemen dasar perusahaan di mana di dalamnya terdapat pernyataan bisa memberhentikan direksi bisa terbukti melanggar syariat.

''Di tahun itu kami jadi lembaga bisnis syariah pertama Indonesia setelah mendapat sertifikat bisnis halal dari Dewan Syariah Nasional MUI. Pertumbuhan bisnis kami baik, rata-rata tumbuh 15 persen per tahun,'' ungkap Riyanto.

Komitemen ini kemudian dibakukan dalam standar yang disertifikasi ISO dan DSN MUI, termasuk pembinaan SDM di Sofyan Institute. Dengan berevolusinya industri halal dari pangan, ke keuangan, dan kini ke gaya hidup halal, mengikuti tren pariwisata halal tidak sulit. Karakter wisata yang ramah Muslim sebenarnya sederhana yakni makanan yang bersertifikat halal, toilet dengan fasilitas bersuci menggunakan air, fasilitas shalat, dan atraksi.yang ramah untuk Muslim.

Kini, Hotel Sofyan telah berkembang pesat dan memiliki cabang di beberapa wilayah dengan nama yang berbeda seperti Jakarta, Bogor, Pandeglang, Padang, Medan, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. (ari/dbs)


Back to Top