Halal In Travel Asia Summit 2016 Bahas Peluang dan Tantangan Pasar Wisata Halal Dunia

gomuslim.co.id- Perhelatan acara Asia Summit 2016—Halal In Travel akan digelar pekan depan, 19-21 Oktober, di Marina Bay Sands, Singapura. Penyelenggara acara ini adalah ITB Asia yang merupakan travel trade show terkemuka di Asia. ITB Asia menggandeng kemitraan dengan Crescentrating, sebuah otoritas terkemuka dunia yang mengeluarkan label halal pada wisata halal.

Acara ini akan diisi dengan berbagai konferensi dan lokakarya yang akan membahas atau berbagi wawasan yang sangat berharga. Terutama, para delegasi akan menyampaikan tentang cara mereka memperkuat posisi dalam bidang travel halal hingga terus berkembang. Sebagaimana diketahui, sektor travel halal kini telah mencapai miliaran dolar.

Menurut temuan dari MasterCard-Crescentrating Global Muslim Travel Index 2016, pasar wisata Muslim global bernilai USD150 miliar pada 2015 dan diproyeksikan akan tumbuh ke USD220 miliar pada tahun 2020. Diharapkan kemitraan ini akan memungkinkan setiap delegasi yang hadir dapat memanfaatkan pertumbuhan pasar travel halal yang makin cepat ini.

Sebagai bagian dari ITB Asia, acara perdana ini  akan mempertemukan para pakar dari National Tourism Organisations (NTO), pemangku kepentingan industri perjalanan, pelaku industri perjalanan online. Sehingga dalam ajang ini akan berbagi wawasan dan ide-ide tentang memanfaatkan pertumbuhan pasar, untuk menarik lebih banyak wisatawan. Sedangkan pada bagian diskusi panel akan fokus pada strategi nasional untuk mengembangkan pariwisata Halal, kesiapan jasa perjalanan. Selain itu akan mendiskusikan mengenai penggunaan teknologi untuk menargetkan konsumen Muslim.

Khususnya dalam lokakarya ini akan berbagi pengalaman dari para panelis yang telah sukses mengembangkan bisnis travel halal atau menyediakan wisata Muslim-Friendly. Dalam acara ini pun MasterCard dan Crescentrating, akan mengeluarkan rilis mengenai laporan intelijen terhadap adanya pasar eksklusif wisata halal.

Lebih lanjut, topik utama yang akan dibahas dalam diskusi adalah, tantangan dan peluang pasar wisata halal, strategi nasional pengembangan pariwisata halal, kesiapan industry perjalanan dalam menarik wisatawan Muslim, teknologi lanskap yang menyasar konsumen Muslim, serta, meningkatkan pengalaman pengunjung dalam  Friendly Muslim pada pasar travel dan target audiens. Adapun target audiens acara ini adalah para professional yang bergerak dalam bidang industry pariwisata yang ingin memanfaatkan ajang ini untuk mengenal lebih jauh mengenai pasar wisata halal yang berkembang pesat. Apalagi, wawasan tentang wisata halal ini akan didapat dari para ahli yang telah mendalaminya.

Adapun pembicara dalam acara tersebut adalah orang-orang yang sukses mengembangkan wisata halal, diantaranya: Riyanto Sofyan yang telah memiliki pengalaman selama 35 tahun dalam bisnis perhotelan dan property. Tahun 2016 ini Riyanto, ditunjuk menjadi kepala Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Halal. Dia juga memegang beberapa posisi organisasi termasuk Ketua Indonesia Syariah Hotel & Restaurant Association (ISHRA).  

Lalu, Abdul Wahab yang terlibat dalam pengembangan Bintan Resorts, Ia telah berhasil menyelenggarakan beberapa event internasional seperti Bintan Triathlon, Tour de Bintan, Metaman triathlon jarak jauh dan Ironman internasional.

Ada juga, Raudha Zaini yang merupakan Marketing Manajer HalalTrip, sebuah platform komunitas global terkemuka untuk wisatawan Muslim. Ia bermitra dengan dewan pariwisata internasiol dalam pemasaran dan kampanye tujuan wisata. Sehingga perjalanan wisata tersebut produk inovatif, bermanfaat dan unik untuk semua wisatawan Muslim.

Kemudian, Shaiful Bahri adalah CEO dari ZUU Asia Tenggara. Zuu Online, sebuah portal media online yang bertujuan untuk meningkatkan melek finansial. Sebelum ini, ia adalah General Manager di DuitPintar.com. Ia juga seorang Mentor di Quest Ventures, sebuah perusahaan VC dengan basis di Beijing dan Singapura.

Pembicara lainnya yaitu, Yoshiaki Nakamura lulus dari Universitas Sophia yang sukses dalam promosi pariwisata Muslim di Jepang, Ven Chin yang sukses meluncurkan restoran Halal, seperti Gurney Drive, Budaya Penang, Penang Street Buffet dan Budaya Mamak, serta Rushdi Siddiqui, Co-Founder dan CEO dari Zilzar, Amerika Serikat dan www.zilzar.com berbasis di Malaysia,  platform B2B e-commerce, dan www.zilzarlife.com situs Lifestyle Muslim, juga merupakan salah satu Top 50 yang membuat ekonomi Islam.

Dengan pengalaman yang dimiliki Crescentrating selama tujuh tahun terakhir, maka diharapkan acara ini memberikan acuan terbaik tentang wisata Halal. Maka, dari acara ini akan memunculkan platform yang ideal untuk bertukar pengalaman diantara para ahli dalam industri travel halal ini. Selain itu akan didapatkan tujuan untuk mengembangkan travel halal secara profesional. (iys/dbs)

 

 


Back to Top