Dubai Luncurkan Aplikasi My Salaam di GIES 2016

gomuslim.co.id- Putra Mahkota Dubai dan General Supervisor of Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC) Syeikh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum meluncurkan sebuah portal halal dan mobile apps 'My Salaam' di Dubai pada sela-sela kegiatan Global Economy Islamic Summit (GIES) 2016.

Dalam upaya untuk lebih mendigitalkan sektor dinamis yang mencakup ekonomi Islam, portal dan aplikasi seluler My Salaam melengkapi platform B2B Salaam Gateway yang diluncurkan oleh Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) dan Penguasa Dubai Mohammed bin Rashid Al Maktoum selama edisi kedua GIES pada tahun 2015. Salaam Gateway sendiri adalah sebuah platform B2B yang memberikan wawasan, laporan dan database perusahaan internasional untuk semua industri dalam ruang ekonomi Islam.

Sementara untuk mengantisipasi pertumbuhan industri dan dengan fokus untuk memperluas lingkup platform digital, Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC) menggandeng Thomson Reuters yang menghasilkan My Salaam sebagai platform Business To Consumer (B2C) yang bertujuan untuk lebih meningkatkan dan mengembangkan ekonomi Islam dengan menghubungkan bisnis ekonomi Islam dengan 1,7 miliar konsumen Muslim di seluruh dunia dan memberdayakan mereka dengan konten dan perlengkapan yang kuat.

Syeikh Hamdan bin Mohammed mengatakan bahwa aplikasi dan portal web ini merupakan sebuah inisiatif yang selaras dengan kehidupan masyarakat islam. "My Salaam App adalah sebuah inisiatif yang inovatif dan progresif yang sepenuhnya selaras dengan era digital id kehidupan kita. Melalui peluncuran ini, kami bercita-cita untuk memberdayakan ekonomi Islam sektor Business To Business (B2B) serta sektor konsumer dengan perlengkapan yang kuat untuk hidup yang lebih efisien, berlimpah, dan bijaksana," tandasnya.

Peluncuran aplikasi My Salaam juga hadir pada pasar yang persaingannya kecil, yang mana sedikit sekali tersedia platform digital yang menggabungkan tren busana sederhana dengan menyediakan outlet pasar untuk produk dan layanan syariah.

Platform My Salam sendiri mencakup tiga aspek utama dalam ruang B2C Muslim yang memungkinkan pengguna untuk menikmati konten gaya hidup termasuk cerita, video, galeri foto dan kuis pada gaya, uang, spiritualitas, wisata, budaya, kesehatan dan teknologi, antara kategori lainnya. Browsing terhadap tren terbaru dalam fashion islami, obat-obatan halal dan kosmetik, serta aplikasi Islam di seluruh platform pemasaran, dan tentunya untuk memperkuat akar Islam mereka melalui beberapa fitur seperti Zakat Calculator, Doa Times, dan Kalender Hijriah dan juga melacak dan log aktivitas mereka.

Essa Kazim, Sekretaris Jenderal DIEDC, mengatakan, dengan peluncuran portal My Salaam dan aplikasi seluler, Ia yakin bahwa Dubai terus maju ke arah ynag tepat dalam membangun dirinya sendiri sebagai modal bagi perekonomian Islam sekaligus mengartikulasikan visi Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

"Salaam Gateway akan menghubungkan sektor B2B dan profesional di seluruh dunia, My Salaam membawa inisiatif lingkaran penuh ini dan menghadirkan konsumen Muslim, Umma, dan bisnis Islam di seluruh dunia pada satu platform. " imbuhnya.

My Salaam sendiri telah bermitra dengan global dan lokal butik busana islami serta pengecer Halal personal care untuk mendaftarkan produk mereka pada platform pemasaran, mengintegrasikan teknologi dan konten dari aplikasi yang penting untuk beberapa pemain industri kunci dan berbagi perspektif dari blogger terkenal dari seluruh dunia. Tersedia dalam bahasa Inggris dan Arab, aplikasi end to end solution ini dapat diunduh dari kedua toko aplikasi yang terkenal yakni AppStore dan Google Play. (ari/dbs)


Back to Top