Lembaga Wakaf Internasional Resmi Diluncurkan di GIES 2016

gomuslim.co.id - Awqaf and Minors Affairs Foundation (AMAF) yang bekerjasama dengan Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC) serta Mohammed bin Rashid Global Centre for Endowment Consultancy melakukan inisiatif perintis untuk meningkatkan peran wakaf dalam pembangunan masyarakat di seluruh dunia. Selama keynote speech-nya pada acara Global Islamic Economy Summit (GIES), Mohammad bin Abdullah Al Gergawi Menteri Kabinet meluncurkan badan wakaf bernama Awqaf International Organization (AIO) sekaligus melengkapi visi Mulia Syeikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum yang ingin meningkatkan ekosistem ekonomi Islam dan meningkatkan peran wakaf sebagai salah satu alat yang paling penting pembangunan sosial dan ekonomi .

Al Gergawi mengatakan Inisiatif ini merupakan pilar utama untuk 'Dubai: Capital of Islamic Economy' yakni sebuah inisiatif yang bertujuan untuk mengembangkan sektor wakaf dan menyatukan upaya entitas wakaf global dan organisasi untuk meningkatkan peran wakaf sebagai katalis utama pertumbuhan ekonomi.

"Organisasi baru akan menyatukan semua upaya lokal dan global untuk membangun sistem bersama untuk investasi abadi yang hukum dan peraturannya disetujui oleh semua organisasi wakaf di seluruh dunia. Langkah ini akan lebih meningkatkan peran sektor endowment dan membuat mitra dalam transaksi keuangan dan investasi di berbagai sektor ekonomi Islam, "ujarnya seperti dilaporkan publikasi CPIFinancial (12/10)

Pada koferensi pers, Tayeb Al Rais Sekretaris Jenderal AMAF mengatakan bahwa AIO terinspirasi oleh visi Mulia Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri UEA dan Penguasa Dubai dalam mengelaborasi pada misi entitas baru. Al Rais mengatakan, inisiatif global baru ini didasarkan pada pandangan mereka tentang keadaan terkini masyarakat Islam di wilayah tersebut dan di seluruh dunia. masyarakat tersebut membutuhkan pembangunan holistik dan berkelanjutan yang tidak hanya selaras dengan nilai-nilai Islam, tetapi juga didasarkan pada realitas pembangunan modern.

"Kami bangga untuk dicatat bahwa ada beberapa wakaf Islam yang aktif di seluruh dunia. Upaya tak kenal lelah mereka telah memperoleh berbagai manfaaat bagi bagi masyarakat yang kurang mampu dalam hal pendidikan, kesehatan yang berkualitas, pelatihan kejuruan, pekerjaan dan dukungan sosial-ekonomi lainnya. Dengan pembentukan AIO hari ini, kami telah menciptakan sebuah platform umum untuk semua lembaga wakaf beragam di seluruh dunia, payung organisasi yang akan memberdayakan pekerjaan mereka dengan membuka saluran koordinasi, kolaborasi dan pertukaran praktik terbaik " ujar Al Rais

Dengan memperhatikan kapasitas AIO untuk meningkatkan misi etis wakaf serta membawa kesejahteraan bagi umat manusia pada umumnya, Al Rais mengatakan AIO akan memberikan fasilitas yang lebih baik menggunakan potensi yang besar dari wakaf, dan menempatkannya dalam posisi yang kuat untuk membantu orang-orang di manapun, terlepas dari latar belakang agama atau etnis. "

Sementara itu, anggota pendiri AIO mewakili beberapa bagian dunia. Mereka termasuk, Awqaf dan Awqaf and Minors Affairs Foundation, DIEDC, Mohammed bin Rashid Global Centre for Endowment Consultancy, Departemen Awqaf di Sharjah, Wakaf SA (Yayasan Wakaf Nasional Afrika Selatan), Wakaf Kanada (Yayasan Wakaf Nasional Kanada), Awqaf Selandia Baru, Awqaf USA, Awqaf Australia, Independen Komite Keuangan Islam di Eropa serta Wakaf Sheikh Mohammed Abdulaziz Al Rajhi.

Sementara itu, Abdulla Mohammed Al Awar, Chief Executive Officer DIEDC, mengatakan bahwa peluncuran AIO memperkuat posisi Dubai sebagai inkubator konsep inovatif yang memajukan ekonomi Islam. "Dengan pembentukan AIO, kami berharap untuk mencapai dampak positif pada kehidupan masyarakat di seluruh dunia. Kami juga mengharapkan AIO memainkan peran penting dalam memperkuat fungsi lembaga wakaf melalui fasilitasi pembiayaan UKM di negara-negara ini, dan memberikan pelatihan sumber daya manusia yang tepat untuk memajukan kompetensi mereka.,” ujarnya. (ari/dbs)


Back to Top