Bangun Masjid Pertama di Yunani, Angkatan Laut Yunani Turut Berdonasi

gomuslim.co.id- Masjid sebagai sarana ibadah bagi umat Islam mudah ditemukan di Indonesia. Namun hal ini tidak berlaku di Yunani. Sebagaimana diberitakan World Bulletin, Athena (ibukota Yunani) merupakan satu-satunya ibu kota di Eropa yang tidak memiliki masjid. Padahal, jumlah warga Muslim di dalam dan sekitar Athena telah mencapai 300 ribu orang, sekitar 1,3 persen dari populasi negara itu.

Umat Muslim terpaksa menggunakan ruang bawah tanah tanpa jendela dan sirkulasi udara jika ingin shalat berjamaah. Saat ini ada 130 ruang bawah tanah yang digunakan Muslim Athena untuk shalat. Namun mereka khawatir, bangunan itu akan dirobohkan karena tidak memiliki izin atau rusak.

Karena dibuat seadanya, masjid sementara ini berbahaya bagi para jemaah. Dua tahun lalu, sebuah garasi yang disulap menjadi masjid terbakar hebat karena drum bensin yang tersulut api. Namun, baru-baru ini sebuah bangunan yang sudah tidak terpakai rencananya akan diubah menjadi sebuah Masjid.

Angkatan Laut Yunani turut memberikan sumbangan untuk tempat Ibadah bagi ribuan Muslim di Athena. Pembangunan Masjid ini rencananya akan dimulai beberapa hari ke depan. Dilansir dari Tornosnews, Kamis (13/10), masjid ini terletak di Votanikos, Athena. Pembangunan masjid diperkirakan akan menelan biaya 887 ribu euro yang diterima dari wajib pajak Yunani.

Umat muslim di Athena telah meminta pembangunan masjid 33 tahun lalu. Tetapi, pembangunan masjid terkendala di pengadilan banding. Bangunan utama masjid akan berdiri tepat bekas bangunan milik Angkatan Laut, sedangkan lahan sekitarnya akan dibuat ruang terbuka hijau.

Bangunan yang lebih kecil akan digunakan sebagai ruangan pendukung dan pengelola masjid berencana tidak akan membangun menara untuk menyesuaikan dengan bangunan sekitar. Masjid ini diharapkan dapat selesai dibangun selama enam bulan. Menteri Luar Negeri Yunani Yiannis Amanatidis mengatakan, pendirian masjid ini untuk mengkhiri citra Yunani dimata dunia sebagai negara yang tidak adil terhadap hak beragama.

Pembangunan masjid ini juga menjamin kondisi praktik-praktik keagamaan. “Ini menjamin hak semua warga negara Yunani untuk melaksanakan kewajiban agama mereka, terlepas dari agama apapun dan sesuai dengan undang-undang kebebasan beragama,” ujarnya.

Jika terealisasi, Masjid ini akan secara resmi menjadi yang pertama didirikan di Ibu Kota Yunani, Athena. Kabar gembira bagi masyarakat muslim itu diumumkan setelah pemerintah menyetujui rancangan undang-undang untuk mempercepat rencana pembangunan masjid di lingkungan Votanikos di Athena.

Wali Kota Athena, Giorgos Kaminis, menggambarkan RUU baru itu sebagai satu langkah tegas untuk menghormati hak kebebasan agama. Dana sebesar US$ 1,1 juta (Rp 14,5 miliar) akan digunakan dalam membangun masjid di di sebuah pangkalan angkatan laut yang tidak terpakai yang dimiliki oleh angkatan laut Yunani. Namun, beberapa penduduk Islam mengklaim lokasi masjid yang terletak di zona industri terpencil itu kurang sesuai.

Presiden Asosiasi Islam Yunani, Naim Elghandour mengatakan pendirian Masjid harus berada di lokasi yang banyak penduduk Muslimnya. “Masjid resmi lebih cocok didirikan dekat atau di pusat kota,” katanya. Tidak ada masjid baru yang dibangun sejak pemerintahan Kekaisaran Ottoman berakhir di Yunani pada 1829. Masjid Tzistarakis di pusat Kota Athena adalah salah satu masjid yang tersisa di Athena dari era Ottoman yang kini telah diubah menjadi museum. (njs/dbs)

 


Back to Top