Ubah Rumah Jadi Pusat Studi Agama, Mualaf Belgia Ini Tuntun 1000 Orang Masuk Islam

gomuslim.co.id- Tidak mudah bagi perempuan asal Belgia ini mengambil keputusan jalan hijrah dengan mengucapkan kalimat syahadat. Dengan resmi menajdi seornag mualaf, muslimah ini membuat sebuah terobosan, yaitu dengan menjadikan rumahnya sebagai tempat menuntut ilmu bagi mereka (warga Belgia) yang ingin atau sedang belajar Islam seperti dirinya.

Adalah Veronique Cools (25 tahun) yang membuat rumahnya menjadi pusat studi agama Islam. Lewat cara tersebut perempuan itu telah berhasil membantu seribu orang di negaranya meraih hidayah Islam.

Awalnya, Cools memutuskan menjadi muslimah di usia yang sangat muda. Minatnya pada Islam bermula dari keinginannya untuk meneliti berbagai agama yang ada. Dalam perjalanan spiritualnya itu, Cools berkenalan dengan banyak Muslim sampai akhirnya ia terpikat pada Islam.

Usai memutuskan jadi mualaf, Cools kemudian menjadikan rumahnya sendiri sebagai pusat pembelajaran Islam untuk orang-orang yang ingin mendalami agama. Langkah tersebut ternyata mampu membantu banyak warga Belgia mengubah prasangka mereka pada Islam.

Ia mengatakan bahwa awalnya ia sendiri berhadapan dengan begitu banyak prasangka ketika ingin memeluk Islam, namun akhirnya ia bahkan berhasil membantu keluarganya mengenal Islam juga. Sekarang seluruh keluarga dekatnya telah memeluk Islam.

“Adanya prasangka (terhadap Islam-red) adalah karena tidak diperkenalkannya Islam yang sesungguhnya secara benar. Karena, sebagai Muslim kita perlu untuk menjelaskan mengenai diri kita kepada masyarakat dengan jauh lebih baik, ungkap Veronique, seperti dilansir dari publikasi Muslimvillage.

Setelah delapan tahun berkegiatan, pusat Islam milik  Veronique Colls sekarang memiliki lebih dari 1.000 anggota, sebagian besar dari mereka adalah wanita Belgia. Pusat Islam milik Veronique Colls juga terbuka untuk semua Muslim Belgia yang tertarik untuk belajar lebih banyak tentang agama mereka.

Adapun, menurut data kependudukan setempat, Muslim Belgia diperkirakan mencapai 450.000, dari populasi Belgia yang mencapai 10 juta. Sekitar setengah dari mereka berasal dari Maroko, sementara 120.000 berasal dari asal Turki. Selain itu, lebih dari 20 persen dari populasi Brussels adalah Muslim dari Maroko, Turki, Pakistan, Bangladesh dan negara-negara Afrika lainnya.

Kebanyakan Muslim yang tinggal di Belgia berasal dari Maroko. Sekitar 120 ribu di antara mereka adalah keturunan Turki. Tidak han ya itu, negara ini juga mempunyai 77 masjid atau mushala di Brussels dan lebih dari 300 di seluruh Belgia.

Kini, sejak sudah genap delapan tahun berjalan, pusat studi Islam yang dikelola secara swadaya oleh Cools saat ini mempunyai lebih dari seribu anggota. Mayoritas dari mereka ialah perempuan Belgia. "Sebagai Muslimah, saya merasa dituntut untuk menjelaskan wajah Islam yang sesungguhnya kepada masyarakat. Alhamdulillah, banyak yang akhirnya tersadarkan bahwa prasangka buruk mereka terhadap Islam selama ini ternyata keliru," pungkasnya. (fau/dbs)

 

 

 


Back to Top