Pemerintah Filipina Serius Garap Pasar Produk Halal

gomuslim.co.id- Zona Zamboanga Ekonomi (ZAMBOECOZONE), tengah membangun kemitraan dengan Departemen of Trade and Industry (DTI) dan Unit Pemerintah Daerah Zamboanga City baru-baru ini. Sebagai tanda jadi, mereka mengadakan upacara peletakan batu pertama dari Pusat Halal Asia dengan Sekretaris DTI Ramon M. Lopez sebagai tamu kehormatan. Daerah dengan luas 100 hektar bertujuan untuk menjadi pusat industri Halal di Filipina dan di wilayah Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

"Mindanao diposisikan untuk menjadi basis manufaktur untuk produk ekspor halal yang berkualitas di negara ini. Dengan Pusat Halal Asia, kami berharap dapat menarik lebih banyak pihak yang mencari produk halal dan meningkatkan posisi negara kita sebagai pusat industri halal di wilayah BIMP - EAGA, "kata Sekretaris DTI Ramon M. Lopez.

Pusat Halal Asia ini nantinya diharapkan untuk menjadi rumah bagi produksi dan pengolahan barang halal untuk wilayah yang penduduknya didominasi oleh umat muslim serta menargetkan para reseller skala kecil dan menengah yang akan memenuhi perkiraan pendapatan senilai USD 2,6 triliun dari pasar halal global. Saat ini, mereka tengah mengharapkan untuk menemukan 14 calon vendor yang akan menyewa fasilitas pusat ini.

"Pasar Halal yang berkembang di seluruh dunia merupakan sektor potensial terutama untuk pengusaha mikro dan kecil (UMKM) kami. Di Filipina sendiri, kita memiliki perkiraan populasi sebesar 9.620.000 penduduk Muslim Filipina. Kita juga perlu mendesak mereka untuk memanfaatkan kesempatan ini dan menekan pertumbuhan pada sektor ini, "tegas wakil DTI Industry Promotion Group Nora K. Terrado, seperti dilansir dari situs resmi negara tersebut.

Menurut sebuah laporan dari State of the Global Islamic Economy 2014-2015 yang diterbitkan oleh Thomson Reuters, total pasar makanan halal mencapai USD 1,292 miliar pada 2013 dan diperkirakan akan tumbuh sebesar USD 2.536 miliar di tahun 2019 dengan 12% pertumbuhan CAGR (Compound Average Growth Rate) untuk tahun 2013-2019.

Berdasarkan situs resmi tersebut, Halal sendiri adalah istilah Alquran yang berarti diizinkan, atau diperbolehkan. Saat ini, Halal digunakan dalam kaitannya dengan makanan dan barang-barang konsumen lainnya yang telah mengalami sertifikasi sebagai acuan diperbolehkannya untuk konsumsi dan digunakan oleh kaum Muslim.

DTI, sebagai badan yang memimpin Dewan Halal Filipina, menyoroti upaya meningkatkan kesadaran akan ketersediaan, kualitas, dan integritas dari produk Halal di negeri ini. Setelah penandatanganan Republic Act 10.817 atau yang biasa dikenal sebagai Pengembangan Ekspor Halal dan UU Promosi pada medio Mei 2016 lalu, departemen ini memimpin dalam mengadakan dialog dan inisiatif untuk mempromosikan sektor kata.

Selain itu, dengan pembentukan pertama Pusat Halal Asia, ZAMBOECOZONE terus memposisikan dirinya sebagai Halal processing dan manufaktur hub di Filipina sebagaimana dinyatakan dalam nota kesepakatan antara ZAMBOECOZONE dan Komisi Nasional Muslim Filipina (NCMF) pada Februari 2015 .

Dewan Halal Filipina sendiri terdiri dari anggota yang berasal dari sembilan instansi pemerintah termasuk Departemen Pertanian, Kesehatan, Sains dan Teknologi, Pariwisata, Luar Negeri, Bangko Sentral ng Pilipinas, Mindanao Development Authority, Komisi Nasional Muslim Filipina, dan dua Muslim Filipina profesional yang belum diangkat oleh Presiden. (ari/dbs)


Back to Top