Taman Superkilen Denmark Terima Hadiah Arsitektur Islam Aga Khan Award

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, Taman Superkilen Copenhagen Denmark yang dibangun untuk para imigran muslim ini menerima penghargaan. Dengan tujuan meningkatkan komunikasi antar mereka dan para non muslim ini termasuk dari para pemenang Aga Khan Award for Architecture (AKAA) alias penghargaan arsitektur Aga Khan.

Publikasi The Huffington Post menyebutkan  Aga Khan Award for Architecture (AKAA) yang fokus pada cara-cara lokal dan Islam serta solusi-solusi kuno dan modern dalam pengembangan dunia ketiga. Penghargaan ini memberikan kepada enam arsitek terbaik, sementara taman Superkilen di Copenhagen, Denmark termasuk salah satu dari pemenang hadiah tersebut. Adanya ornamen-ornamen dengan tajuk Islam merupakan fitur taman tersebut, yang menjadi pembeda.

Taman ini dibangun di kawasan imigran muslim di Copenhagen, sebagai sebuah tempat untuk pertemuan kaum muslim dan penduduk lokal yang terdiri dari 60 negara kota ini. Adapun, enam  pemenang hadiah ini dipilih diantara 348 proyek arsitektur dari 69 dunia, oleh dewan juri spesialis  arsitektur.

Mohammad Al Asad, salah seorang anggota komite penyelenggara hadiah ini mengatakan, arsitektur dapat menjadi sarana komunikasi antar masyarakat dan sebuah metode untuk menampilkan persamaan-persamaan antar komunitas muslim dari ujung sampai ke ujung dunia.

"Dengan melihat ketegangan-ketegangan yang ada di tengah-tengah para imigran dan para non muslim di Eropa, taman ini merupakan taman tunggal, karena masyarakat pelbagai agama saling berkumpul satu sama lain dan menyebabkan komunikasi di tengah-tengah mereka,” imbuhnya.

Aga Khan Award for Architecture (AKAA) adalah sebuah hadiah arsitektural yang diberikan tiga tahun sekali oleh lembaga jaringan pengembangan Agha Khan untuk satu atau beberapa arsitek yang hidup. Hadiah ini yang didirikan pada tahun 1977 Masehi oleh Karim Agha Khan, dari aspek keuangan merupakan hadiah arsitektural terbaik di dunia. Pemenang pertama hadiah ini mendapatkan satu juta dolar Amerika.

Superkilen dikelola oleh Superflex. Situs resmi Superflex menyebutkan taman ini berjarak  hanya 20 menit dari Copenhagen Airport, jika ditempuh dengan kendaraan bermotor. Taman ini dirancang dan dibuat oleh perusahaan arsitektur terkemuka, Bjarke Ingels Group dan Topotek1.

Superkilen adalah taman umum yang juga 30.000 meter persegi ( 320.000 sq ft ) seni eksperimen oleh kelompok seni Denmark Superflex, Bjarke Ingels Group, dan perusahaan arsitektur lansekap Jerman Topotek1. Taman ini dibagi menjadi tiga bidang: alun-alun merah, pasar gelap, dan taman hijau. The red persegi dicat merah, pink, dan oranye dan berfokus pada rekreasi . Pasar hitam mengandung air mancur keramik, pemanggang barbequ, dan meja catur. Taman hijau memiliki padang rumput berbukit dilengkapi dengan meja piknik dan bangku-bangku yang hanya cocok untuk berhubungan dengan alam.

Taman itu terutama dirancang untuk mencerminkan dan merayakan keragaman komunitas yang mengelilinginya. Nørrebro, sebuah distrik di ibukota Denmark yang memiliki populasi 71.891 penduduk yang mewakili lebih dari 50 kebangsaan yang berbeda. Sebagai tambahan sentuhan khusus, para desainer mengakuisisi 100 objek dari berbagai negara di seluruh dunia dan menanamnya di seluruh taman. Ini termasuk ayunan dari Irak, bangku-bangku dari Brasil, air mancur dari Maroko, dan pohon-pohon kelapa sawit dari China. Bahkan ada penutup lubang got dari Zanzibar dan Paris .

Resmi diibuka pada tahun 2012, Superkilen memberikan latar belakang hidup masyarakat Nørrebro yang beragam etnis dan terus menginspirasi kota dan kabupaten lain untuk standar yang tinggi dari pembangunan perkotaan. (fau/dbs) 


Back to Top