Ini Grup Sepeda Hijaber Pertama di Australia

gomuslim.co.id- Banyak negara di mana muslim adalah minoritas masih memandang negatif terhadap hijab yang dikenakan oleh muslimah. Untuk itu, para muslimah dunia terus menunjukan prestasi mereka di berbagai profesi, demi menunjukkan kepada masyarakat dunia, bahwa hijab juga wajid diterima sebagaimana atribut lain yang digunakan agama non Islam.

Baru-baru ini, untuk mengatasi rasa takut terhadap anggapan negatif terhadap Islam dan khususnya untuk hijab, para muslimah Kota Sydney, Australia membentuk sebuah komunitas olahraga sepeda. Adalah Cycling Sisters, sebuah komunitas bersepada yang beranggotakan para hijaber Kota Sydney.

Sang Founder komunitas ini, Cindy Rahal pernah mengalami pengalaman buruk terkait sikap Islamofobia masyarakat Australia. Karena itu, menurut penelitian sederhana yang dilakukan Cindy dan rekan-rekannya, banyak muslimah di Sydney enggan untuk pergi keluar rumah untuk hanya sekadar berolahraga atau bersantai di taman. Akhirnya, komunitas ini pun lahir, demi menunjukkan bahwa muslimah juga harus percaya diri dengan  hijab mereka.

“Banyak muslimah hanya akan berbelanja dengan suami mereka dan merasa berbahaya untuk keluar sendiri di malam hari. Karena itu, harus ada yang menunjukkan bahwa islam itu damain, kami muslimah berhijab juga berhak menikmati fasilitas umum, berolahraga, dan kami mengajak semua muslimah Sydney ikut serta dalam kegiatan bersepeda ini, “ jelas Cindy Rahal, seperti dilansir dari publikasi DailyTelegraph.

Grup sepeda ini melakukan aktivitasnya dengan rutin bersepeda di akhir pekan. Pada hari Ahad, lebih dari belasan muslimah mengenakan pakaian olahraga khas untuk bersepeda santai berkeliling di sekitar Sydney. Rute bersepeda mereka adalah dimuali dari Sydney utara menuju Homebush.

Dengan kegiatan bersepeda tersebut, komunitas ini ingin menyampaikan pesan bahwa mereka (para muslimah berhijab) juga sama dengan wanita lain di Sydney.  

"Kami mengatakan kami perempuan Muslim dan kita bebas, kita akan terus bersepeda dan kami tidak akan menganggap serius apa yang masyarakat tuduhkan kepada Islam dan sikap negatif terhadap hijab. Karen aitu, kami mau buktikan kalau hijab tidak menghalangi kami beraktivitas, hijab adalah bagian dari kepercayaan kami, “ pungkas Cindy.

Lewat kegiatan bersepeda ini, mereka berharap, akan lebih banyak lagi wanita dari berbagai kalangan yang ikut bergabung dengan grup itu. “Silakan, dari mana pun latar belakang mereka, lintas etnik, agama, dan sebagainya. Mari gabung bersama Cycling Sisters!,” tandas Cindy Rahal optimis.

Adapun, Islam merupakan agama paling cepat pertumbuhannya dalam lima tahun di Australia, dengan peningkatan 39,9 persen dari 2006 ke 2011. Namun jumlah penduduk Muslim masih berkisar 500.000 jiwa alias hanya 2,2 persen dari total populasi Negeri Kanguru. Berdasarkan data sensus 2011 menunjukkan 37,6 persen Muslim Australia lahir di negara itu dan 39 persen lainnya lahir di Lebanon, Pakistan, Afganistan, Turki, Banglades, Iran, Irak, Indonesia dan India. (fau/dbs)

 

 

 

 

 


Back to Top