Produsen Kosmetik Korea Selatan Akan Ekspansi ke Timur Tengah

gomuslim.co.id– Vendor kosmetik asal Korea Selatan mencari pertumbuhan baru di luar negeri yang mengalihkan pandangan mereka ke Timur Tengah, daerah dengan sektor kosmetik yang berkembang pesat dan potensi pasar yang belum dimanfaatkan.

Sebagai rumah bagi populasi mayoritas Muslim, Timur Tengah menyajikan peluang yang besar, menurut analis industri. Belanja Muslim pada kosmetik juga diharapkan tumbuh dari USD 46 miliar pada tahun 2013 menjadi USD 73 miiar pada tahun 2019 untuk memperhitungkan lebih dari 8,2 persen dari pengeluaran global, jika berkaca pada laporan Thomson Reuters.

Sementara itu, pihak yang mendorong pertumbuhan ini adalah populasi dari kalangan sosial muda mudi di Timur Tengah, yang menjadikan mereka lebih sadar akan merek global dari sebelumnya. Produk kecantikan yang dijual di kawasan ini menjadi lebih tersegmentasi juga, yang dipimpin oleh meningkatnya permintaan produk baru untuk kulit dan perawatan pribadi yang memenuhi kebutuhan yang spesifik.

Di antara negara-negara Timur Tengah, Iran berdiri sebagai salah satu pasar terbesar untuk produk-produk kecantikan. kelompok kosmetik global seperti L'Oreal dan LVMH milik Sephora dikatakan mengincar Iran sebagai pasar ekspor yang menguntungkan. Untuk mendukung tren ini, Departemen Makanan dan Keamanan Obat Korea Selatan telah membangun kemitraan dengan Kedutaan Besar Iran di Korea Selatan untuk menghadirkan pameran kosmetik Korea pertama yang pernah ada di Iran yang berlangsung hingga hari Kamis.

Vendor kosmetik raksasa asal Korea  Selatan AmorePacific dan LG Household & Health Care, produsen kosmetik kontrak Cosmax serta perusahaan-perusahaan yang lebih kecil termasuk It’s Skin dan The Oozoo turut berpartisipasi dalam pameran yang sedang berlangsung di Teheran.

Acara Perdana yang berlangsung di Teheran ini bertujuan untuk membantu perusahaan-perusahaan kosmetik lokal yang ingin masuk ke Timur Tengah dengan mempromosikan merek mereka dan belajar lebih banyak tentang lingkungan bisnis di kawasan itu, kata kementerian.

"Pameran kosmetik yang sedang berlangsung ini tidak hanya akan menampilkan keunggulan kosmetik Korea di Iran, tetapi akan menjadi pijakan bagi masuknya kosmetik Korea di pasar utama lainnya di Timur Tengah," kata Menteri Keamanan Pangan dan Obat Korea Selatan Sohn Mun-gi, seperti dilaporkan Korea Herald (19/10).

Selain mengadakan stand promosi, perusahaan dijadwalkan untuk mengambil bagian dalam pertemuan bisnis one-on-one dengan perusahaan kosmetik yang berbasis di Iran dan mempelajari lebih lanjut tentang peraturan impor dari Kementerian Obat Iran.

AmorePacific, yang menampilkan empat merek andalannya, yaitu Sulwhasoo, Laneige, Innisfree dan Etude mengatakan telah terlibat dalam pertemuan dengan pembeli lokal dan memperoleh networking  dengan para pejabat yang beragam dari sektor kosmetik Iran.

"Kami berharap agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam pasar Timur Tengah dan konsumen lokal melalui pameran," kata juru bicara AmorePacific Lee Kyung-min. 

Vendor kosmetik ternama asal Korea Selatan berencana memasuki Timur Tengah dalam waktu dekat, dengan Dubai sebagai lokasi masuk pasar yang kuat dan rencana ekspansi lanjutan di wilayah tersebut.

Sampai sekarang, kata Lee, perusahaan Korea Selatan masih melakukan penelitian di pasar Timur Tengah dan terlibat dalam proses yang terkait, dengan rencana untuk mengumumkan business plan untuk wilayah tersebut dalam waktu dekat. Langkah seperti ini bisa diadopsi oleh pelaku usaha di  Indonesia, agar semakin banyak merek lokal yang bersinar di mancanegara. (ari/dbs)


Back to Top