Fashion Blogger Ini Luncurkan Produk Hijab Sesuai Warna Kulit

gomuslim.co.id– Banyak inovasi produk kosmetik yang hadir untuk konsumen perempuan. Mulai dari primer eyeshadow untuk menegaskan warna cerah, industri kecantikan dan fashion akhirnya berhasil mengungkap sebuah fakta bahwa konsumen memiliki banyak warna kulit yang berbeda. Dengan begitu, Sebuah produk hijab terbaru yang akan ditawarkan kepada perempuan akan hadir dan sesuai dengan berbagai warna kulit yang merupakan karya salah satu blogger Muslimah.

Habiba Da Silva adalah seorang fashion blogger berusia 22 tahun yang berasal dari Inggris. Dia menciptakan kampanye ‘skin’ dengan tujuan menyeragamkan dan untuk menekankan inklusivitas antara seorang wanita dan wanita lainnya yang berasal dari berbagai latar belakang dan budaya yang semuanya memakai hijab.

Dia menulis di blognya, "Kampanye Skin terinspirasi oleh banyak hal. Pertama untuk gairah saya terhadap budaya dan tradisi, kedua untuk memecah tren dengan memiliki merek pakaian yang mampu digunakan oleh semua warna kulit."

Seperti dilansir dari publikasi Glamour (19/10), hijab atau pasmina ini juga bisa digunakan oleh laki-laki, menurut website resminya, sebuah syal yang akan dihadirkan dapat digunakan tanpa perlu menyematkan sebuah peniti, karena teksturnya yang tidak licin dan desain yang berkerut. Empat warna yang berbeda saat ini telah terdaftar di toko online Da Silva.

Da Silva sendiri merupakan muslimah keturunan Brasil dan Lebanon. Dia mengatakan bahwa koleksi ini terinspirasi oleh ide pernikahan, dan semua hijab diberi nama untuk kata-kata yang berhubungan dengan pernikahan dalam berbagai bahasa. Seperti Warna gelap disebut Aure, kata Hausa untuk pernikahan; diikuti oleh Aroosadda yang merupakan bahasa Somalia untuk pengantin; Rukhasti yang berarti "mengirimkan sesuatu" dalam bahasa Urdu; dan naungan yang ringan, Zaffeh yang dalam bahasa Arab yang berarti "pawai pernikahan."

"Kata-kata tentang  pernikahan, semuanya adalah tentang membawa entitas secara bersama-sama. Ini sesuai dengan kampanye skin. Untuk berjalan serempak,” ujarnya.

Namun, penjualan hijab dari Da Silva ini sendiri bukan tanpa halangan, meskipun hijab miliknya ini dijual untuk semua warna kulit, namun beberapa pengguna twitter mengeluhkan haga yang terlampau mahal jika dibandingkan dengan harga normal untuk hijab di negaranya. Sekadar informasi, setiap hijab di Inggris normalnya di banderol dengan kisaran harga sebesar £ 10, sementara hijab yang dijual oleh Da Silva berada pada angka £ 20 yang memiliki selisih yang sangat tinggi. Untuk menanggapi hal tersebut, Da Silva mengatakan bahwa ia telah melakukan investasi besar-besaran sehingga tidak dapat menekan harga retail untuk hijab miliknya. Pasar produk halal di Inggris juga tengah meningkat, hal ini disebabkan dari banyaknya wisatawan muslim yang berkunjung ke Inggris, melihat hal tersebut, Da Silva mengaku optimis bahwa produknya akan laku di pasaran.

Da Silva sendiri mengatakan bahwa dia berharap untuk menambahkan lebih banyak varian warna untuk koleksi hijabnya. Tapi untuk saat ini, jalur tersebut merupakan salah satu langkah positif yang besar untuk ke depannya, sehingga belum akan melakukan hal ini untuk waktu dekat. (ari/dbs)

 


Back to Top