Dikelola Komunitas Muslim California, Klinik Ini Beri Pengobatan Gratis untuk Warga Kota San Bernardino

gomuslim.co.id-  Banyak kegiatan postif dilakukan komunitas muslim di beberapa negara dunia. Salah satunya adalah dalam kegiatan sosial di bidang kesehatan. Lewat Klinik bernama  AlShifa ini, komunitas muslim dibantu para relawan yang memegang teguh ajaran Islam  membantu para pasien dengan penuh belas kasih bagi orang yang sakit dan memberikan pelayanan klinik ini kepada orang yang membutuhkan. Alshifa banyak menerima pasien Amerika Latin—warga Amerika keturunan Spanyol.

Manager Klinik Kesehatan AlShifa Muhammad Safwatullah menyatakan bahwa klinik ini telah dibuka sejak tahun 2000, berlokasi di pinggiran kota San Bernardino, di daerah yang sebagian besar Latino  yang disebut Kota Muscoy. Hampir sepertiga dari semua warga yang menetap di kota itu hidup di bawah garis kemiskinan dan banyak dari mereka tidak memiliki mobil atau akses ke transportasi lainnya. Tanpa klinik yang dekat seperti ini, maka mereka akan kesulitan melakukan pengobatan, apalagi dalam kondisi kronis seperti diabetes, obesitas dan penyakit jantung. Maka tak heran, bila melihat lokasi AlShifa ini di  tempar parkir tampak hanya ada beberapa mobil. Akan tetapi, setelah masuk ke dalamnya, ruang tunggu terlihat penuh.

Al-Shifa memiliki kebijakan pintu terbuka untuk memberikan perawatan tanpa memandang ras, agama atau status sosial-ekonomi. “Kami melayani terutama berpenghasilan rendah dan pasien yang tidak diasuransikan. Website kami menjelaskan bahwa "shifa" adalah kata Arab untuk penyembuhan dan klinik didasarkan pada ajaran Islam yang belas kasih bagi orang sakit dan pelayanan kepada mereka yang membutuhkan. Dan kita tidak sendirian, dalam suatu survei menemukan bahwa setidaknya ada 10 klinik kesehatan Muslim yang melayani masyarakat yang tidak memiliki asuransi, termasuk masyarakat non-Muslim mayoritas, di seluruh Amerika Serikat,” jelas Safwatullah.

Al-Shifa telah berkomitmen untuk memberikan perawatan medis bagi semua orang, terlepas dari kemampuan membayar. Sekitar 60 persen dari klien Al-Shifa berbicara dalam bahasa Spanyol, sehingga sebagian besar staf medis memiliki kemampuan bilingual dan dapat menerjemahkan untuk dokter yang tidak bisa berbicara bahasa Spanyol.

Staf, dokter relawan klinik, anggota dewan dan para donor percaya bahwa setiap orang memiliki hak untuk perawatan kesehatan dan hak untuk hidup sehat. Ini sangat penting bahwa tidak ada kesenjangan komunikasi antara dokter dan pasien.

Seperti dilansir dalam laman Huffington Post, baru-baru ini seorang reporter Zacalo Pulic Square mewawancarai seorang pria berbahasa Spanyol yang bekerja sebagai tukang kayu dan telah datang untuk pemeriksaan rutinnya. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah datang ke AlShifa selama beberapa tahun untuk pemeriksaan diabetes yang dialaminya. Pria yang berjalan kaki ke klinik ini mengatakan menyukai dokter Al-Shifa.

“Saya manajer klinik, di samping juga sebagai dokter perawatan primer. Saya mendapat gelar dokter di Pakistan, dan sekarang dalam proses mendapatkan program residensi. Saya sudah tinggal di Riverside selama delapan tahun, dan beberapa tahun yang lalu, saya mulai di klinik sebagai relawan. Saya sedang mencari tempat di mana saya bisa mendapatkan informasi mengenai perawatan medis yang dikelola AS. Saya akhirnya mendengar tentang klinik ini dari dokter keluarga saya. Di sinilah saya menyukai cara setiap orang membantu satu sama lain dan semangat memberi pelayanan kesehatan,” papar Safwatullah.

Al-Shifa bergantung pada relawan perawatan medis. Misalnya, Dr. Duc Nguyen merupakan dokter yang dijadwalkan untuk mengunjungi pasein setiap hari Jumat. Dr. Duc menyumbangankan waktunya melihat pasien di Al-Shifa selama empat jam setiap hari Jumat. Dr Duc pun dokter profesional yang telah berpengalaman, ia juga bekerja di Kaiser selama bertahun-tahun.

“Seluruh staf AlShifa juga terdiri dari relawan serta orang yang magang dari Job Corps, dalam rangka program pelatihan karir yang dikelola oleh Departemen Tenaga Kerja AS. Anggaran tahunanannya pun hanya mencapai $ 240.000. Sebagian besar dana ini datang melalui donor swasta, dengan dukungan tambahan dari Kaiser Permanente dan juga Kota San Bernardino.

Fasilitas yang ada di Alshifa pun semuanya tersedia atas adanya sumbang para relawan, seperti lahan parkir, gedung, staf dan peralatan medis, klinik 5.000 kaki persegi, sebuah bangunan modular untuk mengakomodasi kebutuhan pasien. Al-Shifa Klinik mendapatkan keuntungan dari fasilitas permanen, tapi dengan dana yang terbatas.

Klinik ini hanya memiliki 30 sampai 45 dokter relawan setiap bulan, sedangkan pada sisi medis pasien  berjumah 200 pasien per bulan. “Kami mencoba untuk menawarkan segala sesuatu di bawah satu atap. Kami menawarkan perawatan primer dan khusus, termasuk kardiologi, pulmonologi, neurologi, kedokteran fisik, nefrologi, bedah ortopedi, proses mengeluarkan darah dan Pra. Klinik ini juga menawarkan layanan ginekologi, mammogram gratis dan perawatan anak, serta murah klinik gigi,” tutur Safwatullah.

Selain itu, klinik ini menyediakan layanan pencegahan dan pendidikan kesehatan, termasuk dukungan untuk membantu berhenti merokok. Di samping juga kampanye untuk membantu menangani diabetes dan manajemen berat badan. “Kami menawarkan EKG, ekokardiogram dan stress testing jantung , gratis, serta program tentang cara mempertahankan diet yang sehat dan menjaga latihan teratur. Karena banyak dari klien kami tidak memiliki akses rutin ke perawatan kesehatan di masa lalu, pada saat mereka datang kepada kami, kesehatan mereka memburuk, dan mereka telah mengembangkan komplikasi lainnya. Kami melakukan semua yang kami bisa bantu,” jelas Safwatullah.

“Bekerja di Al-Shifa telah mengajarkan saya bagaimana untuk terhubung dengan orang-orang. Dan saya juga dapat kesempatan menangani tugas-tugas yang menantang,” lanjut Safwatullah. Al-Shifa telah memperdalam komitmennya untuk memberikan perawatan medis bagi semua orang, terlepas dari kemampuan membayar. Tidak ada yang bole ditolak ketika layanan berharga ini datang. Dokter maupun relawan merasa terhormat dengan melayani masyarakat ini. (iys/dbs)

 

 

 


Back to Top