Berdakwah Lewat Musik, Sekolah Dasar di Jawa Tengah Jadikan Rebana Kegiatan Ekstrakurikuler

gomuslim.co.id- Islam menjadi agama mayoritas di SDN Watesalit 01, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa tengah. Berdakwah di daerah tersebut dilakukan berdampingan dengan kehidupan pembelajaran sekolah, sehingga nilai-nilai kebaikan Islam dapat menimbulkan nilai positif pembelajaran.

Berkaca dari hal tersebut, SDN Watesalit 01 merutinkan sebuah kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) yang cukup unik. Para anak Sekolah dasar ini melakukan kegiatan rebana tiap Rabu. Hal ini merupakan salah satu upaya sekolah mensyiarkan agama Islam.

“Untuk mensyiarkan Islam pun harus dilakukan sesuai dengan kondisi lingkungan. Terlebih anak-anak butuh daya tarik lebih agar bisa mengikuti. Nah daya tariknya sendiri dengan musik. Yang dipadukan dalam kesenian rebana,” ungkap Kepala SDN Watesalit 01, Pudiono SPd beberapa hari lalu.`

Untuk diketahui, ekstra kurikuler rebana pun semakin digiatkan pada tahun ajaran ini. Meski peralatan yang dimiliki masih sederhana, pihaknya tetap ingin mengasah kemampuan anaknya. Dan saat ini sendiri pihaknya masih memainkan rebana tradisional. Namun nantinya pihaknya juga masih akan berusaha untuk menambahkan unsur modern.

“Saat ini kami memang masih menggunakan reban tradisional. Tapi di event MAPSI kami juga sudah menggunakan modern. Meski alat-alatnya bukan milik sekolah. Karenanya event-event yang ada sekarang ini kami ikuti untuk mengasah ketrampilan siswa. Agar secara mental mereka juga sudah siap untuk tampil dihadapan publik,” jelasnnya.

Pihaknya berharap ke depan rebana sekolahnya dapat menjadi ikon rebana di Batang. Namun pihaknya juga sadar hal tersebut membutuhkan proses yang cukup panjang. Dan dalam proses tersebut masih dibutuhkan kegigihan untuk mendalami rebana itu sendiri. Pihaknya tidak menutut anak didiknya agar beprestasi. Karena prestasi itu akan mengikuti kerja keras dari apa yang mereka lakukan.

“Kalau sudah bekerja dengan keras prestasi itu akan mengikuti sendiri. Jadi kami tidak pernah mentargetkan harus juara. Yang penting latihan yang rajin dan sungguh-sungguh. Ke depan kami juga berharap agar kami bisa tampil dengan lebih baik dan dengan inovasi yang lebih baru lagi,” tandas lelaki yang berdomisili di Denasri Kulon ini.

Batang sendiri merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Wilayah Kabupaten Batang berada di tepian pantai utara pulau Jawa, dilalui oleh jalur darat bersejarah “Anyer-Panarukan” yang dibangun dengan tenaga kerja paksa di jaman penjajahan Belanda saat Hindia Belanda dibawah kekuasaan Gubernur Jenderal Daendels (1808). Pusat pemerintahan Kabupaten Batang  berada di kecamatan Batang lengkap dengan bangunan Masjid Agung nya yang bernama Masjid Agung Darul Muttaqin. 

Masjid Agung Darul Muttaqin ini juga menjadi nafas agama Islam di Kabupaten ini.Mesjid yang terletak di jantung kota Kabupaten Batang ini  Posisinya yang begitu strategis menjadi sebab selalu ramai nya masjid ini dikunjungi oleh jamaah baik yang berasal dari sekitar Kota Batang maupun juga para musafir luar kota. Sebelum menjadi Masjid Agung, dahulunya masjid ini bernama Masjid Jami’ Kota Batang, sebelum Batang terpisah dari Kabupaten Pekalongan. (ari/dbs)


Back to Top