Aladdin Street Bantu UKM Digitalisasi Pemasaran Produk Halal

gomuslim.co.id– Industri halal yang sedang naik daun ikut menumbuhkan semangat para Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk menangkap peluang ini. Dengan perkembangan teknologi, menjadikan para UKM ini mulai bersaing di pasar global online yang bernama market place.

Berkaca dari hal tersebut, peluncuran Aladdin road akan membantu perusahaan kecil menjangkau lebih banyak pelanggan di sektor halal.

Aladdin Road sendiri merupakan sebuah platform e-commerce yang mengkhususkan diri dalam penjualan barang dan jasa halal yang baru diluncurkan pada minggu kemarin. Platform ini akan memberikan kesempatan bagi pelaku UKM untuk menginjakan kaki mereka di pasar yang semakin kompetitif, dengan hampir dari 60 pedagang di platform tersebut dan 55 diantaranya merupakan UKM. Peluncuran Aladdin Street bersama dengan pemerintah akan mendorong perusahaan ritel untuk menggunakan e-commerce guna menjangkau lebih banyak pelanggan.

Platform yang pada akhirnya akan memiliki kantor di 30 negara ini, bertujuan untuk mempromosikan produk halal sebagai produk yang sehat, pilihan premium bahkan untuk non-Muslim sekalipun. Aladdin Group, perusahaan di belakang e-commerce ini, berkantor Pusat di Kuala lumpur, Malaysia.

Dilaporkan StraitTimes(24/10), bisnis yang disaring untuk kualitas dan sesuai dengan halal standar oleh in-House tim, dan beroperasi di industri yang berkisar mulai dari makanan dan minuman, kosmetik dan fashion. Co-Founder Aladdin Group Sheikh Muszaphar Shukor mengatakan jumlah permintaan sedang tumbuh karena manfaat dari kesehatan produk halal Bahkan di negara-negara non Muslim.

“Namun, kurang terpercayanya platform pemasaran hanya mempertemukan sebagian kecil dari permintaan tersebut. Saya mencatat bahwa Singapura adalah salah satu negara yang terbesar dalam hal importir produk halal,” katanya.

Karena itu, akhirnya dibuatlah aladdinstreet.com.sg yang akan membantu para UKM untuk mengakses pasar ini dengan optimal. "Ms jacinta Ong 40 contohnya, perusahaan yang didirikan oleh pengecer teh, menjual produk-produknya melalui blogshop dan di roadshow di mal. dia belum mendirikan outlet resmi karena tingginya sewa dan biaya tenaga kerja. saya pikir cara yang tepat ke depan adalah dengan online dan bekerja sama dengan pengecer lain untuk memanfaatkan permintaan di pasar halal pasar," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak UKM yang terbantu dengan hadirnya platform ini, karena aladdin street membantu mereka dalam menggrapa pasar yang lebih besar seperti di wilayah Timur Tengah.

Sementara itu, Singapura Chinese Chamber of Commerce and Industry (SCCCI) mengatakan bahwa mereka tengah melangkah kedepan dalam upaya untuk membantu UKM lokal untuk berinovasi dan mendigitalisasi berkas bisnis mereka. Tahun lalu, mereka mengirimkan UKM ke Beijing dan Shenzhen untuk belajar tentang bisnis model e-commerce dan bagaimana mereka bisa menembus pasar Cina. Pada bulan ini, SCCCI menjadwalkan perjalanan para UKM ke Silicon Valley di Amerika Serikat agar mereka terlibat dengan bisnis di sana untuk mengeksplorasi potensi dan kolaborasi.

Mereka juga akan terus bekerja dengan instansi pemerintah untuk membantu UKM mengidentifikasi mitra yang tepat untuk mendukung inovasi usaha mereka. Langkah ini telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia beberapa bulan lalu, dengan mengajak beberapa perusahaan startup seperti bukalapak dan tokopedia untuk berkunjung ke Silicon Valley yang merupakan rumah dari perusahaan teknologi raksasa semacam Google, Microsoft dan Facebook. (ari/dbs)


Back to Top