Bidik Pariwisata Halal, ‘Lonely Planet’ Terbitkan Panduan Perjalanan untuk Wisatawan Muslim

gomuslim.co.id-  Bagi para traveler, buku Lonely Planet laksana sebuah kitab ajaib dan wajib dimiliki untuk panduan perjalanan mereka. Karena buku ini memuat panduan perjalanan untuk destinasi seluruh dunia. Tidak hanya itu, kini mereka juga sedang membidik pariwisata halal yang sedang naik daun, Baru-baru ini, Lonely Planet merilis panduan baru untuk  khusus wisatawan muslim lewat program Pariwisata Halal.

Kitab yang dipercaya jutaan wisatawan ransel (backpacker) di dunia ini meluncurkan buku panduan bertajuk Oman, UEA, dan Semenanjung Arabia di awal musim haji tahun ini. Di dalamnya termasuk panduan melaksanakan perjalanan religi bagi peziarah muslim.

Buku panduan khusus bagi wisatawan atau peziarah muslim ditulis oleh para peneliti muslim di Lonely Planet. Seperti edisi yang lain, di buku tersebut  juga dicantumkan berbagai saran praktis untuk membuat rencana perjalanan religi termasuk tips-tips barang yang mesti dibawa, faktor kesehatan dan keselamatan perjalanan serta syarat visa yang diperlukan. Selain itu, juga dijelaskan dengan rinci urutan ibadah dalam perjalanan haji.

Pada edisi kelimanya, pertama kali dalam sejarah Lonely Planet satu segmen berisi liputan khusus mengenai kota Mekkah. Di dalamnya dijelaskan ulasan-ulasan hotel, restoran, berbagai aktivitas, termasuk situs-situs utama religi dan sejarah bagi muslim dan situs-situs edukasi. Edisi itu dilengkapi dengan peta kota Mekkah terbaru dan rincian bangunan Masjid Al Haram, tempat paling disucikan bagi Islam.

Karena itu, buku ini akan menjadi inspirasi bagi pejalan muslim yang hendak melakukan perjalanan religi ataupun ziarah secara mandiri. Sedangkan bagi wisatawan non-muslim, segmen khusus itu bisa memberikan gambaran perkembangan kota suci tersebut.

Seperti dilansir dari publikasi Salaam Gateway, buku Lonely Planet Destination Editor for the Middle East and North Africa Helen Elfer mengatakan  perjalanan haji yang menyedot sekitar dua juta muslim berkunjung ke Mekkah setiap tahun merupakan salah satu perjalanan terbesar dan even perjalanan sangat signifikan di dunia. Lonely Planet percaya, seksi baru ini akan membantu wisatawan muslim dan akan menarik bagi wisatawan non-muslim yang tidak bisa memasuki kota Mekkah.

Sebelumnya, perjalanan wisata halal atau perjalanan yang ramah terhadap pejalan wisatawan muslim kini semakin mendapat perhatian serius secara global. Hal ini terlihat semkain banyaknya pelayanan dari jaringan hotel internasional telah hadir sampai di sekitar Masjidil Haram di kota Mekkah. Pemerintah Arab Saudi juga telah melihat pariwisata, khususnya dari perjalanan religi, sebagai perekonomiannya di masa depan setelah era perekonomian dari migas. Sedangkan Uni Emirat Arab telah dan terus mengembangkan sektor pariwisatanya terutama melalui pembangunan hub transportasi udara global di Dubai dan Abu Dhabi.

Adapun, Lonely Planet merupakan buku panduan perjalanan dan penerbit media digital terbesar di dunia.Perusahaan ini dimiliki oleh BBC Worldwide yang membeli 75% saham dari pendirinya, Maureen dan Tony Wheeler pada tahun 2007 dan 25% sisanya pada bulan Februari 2011.

Awalnya dinamakan Lonely Planet Publications, perusahaan ini mengganti namanya menjadi Lonely Planet pada bulan Juli 2009 untuk menggambarkan industri perjalanan dan menekankan pada produk digitalnya. Hingga tahun 2010, perusahaan ini telah mempublikasikan sekitar 500 judul buku dalam 8 bahasa di dunia. (fau/dbs)

 


Back to Top