Latih Kepribadian Islam, SDIT Insantama Ajarkan Murid Jadi Entrepreneur Sejak Dini

gomuslim.co.id- Banyak cara yang dilakukan oleh sebuah institusi pendidikan Islam dalam mendidik siswanya untuk tumbuh menjadi Muslim yang siap menghadapi dunia. Salah satunya adalah dengan mendidik berwirausaha syariah sejak dini. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Insantama Makassar.

Baru-baru ini SDIT Insantama Makasar kembali melaksanakan agenda Insantama Market Day (IMD), Selasa (25/10). Kegiatan ini ini merupakan salah satu program unggulan SDIT Insantama yang dilaksanakan setiap semester dengan tujuan mengajarkan anak secara langsung transaksi jual beli yang sesuai dengan Syariat Islam.

Selain itu, melalui kegiatan ini, para peserta didik diharapkan dapat menumbuhkan kepribadian Islam (Syakhshiyyah Islam). Siswa juga dididik untuk senantiasa terikat dengan Syari’at Islam dalam kehidupan sehari-hari mereka, termasuk dalam transaksi jual beli.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh penanggung jawab IMD, Herlin Djanno AMd. Dalam sambutannya ia mengingatkan kembali kepada siswa-siswi tentang hal-hal penting yang harus diperhatikan dalam bertransaksi jual beli. “Dalam bermuamalat, kita harus selalu memegang prinsip sebagaimana yang telah diatur dalam Syari’at Islam,” kata Herlin.

Selanjutnya, ia juga mengingatkan agar seluruh siswa untuk lebih teliti, jujur dan menggunakan uang yang dimiliki secara cerdas. “Jadi kalau adik-adik belanja, harus memperhatikan kebutuhannya ya, bukan karena keinginan semata saja. Harus lebih cerdas dalam memanfaatkan uangnya,” lanjutnya.

Acara ini diramaikan oleh seluruh siswa-siswi SDIT Insantama tanpa terkecuali. Adapun yang bertindak sebagai penjual adalah siswa-siswi kelas 4, 5 dan 6. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok dengan didampingi oleh guru pembimbing masing-masing. “Kita bagi mereka ke dalam beberapa kelompok. Supaya bisa saling bekerjasama satu sama lainya, tentu ada guru yang mendampingi,” ujarnya.

Beberapa produk yang dijual sangat beragam. Mulai dari alat tulis seperti buku tulis, pulpen, pensil, penghapus, rautan dan pewarna. Adapula beberapa jenis makanan yang diatur agar makanan yang dijual adalah makanan yang Halal dan Thoyyib. Sebagian besar produk makanan yang dihadirkan merupakan home made. “Melalui kegiatan ini, kita kembangkan kreatifitas anak-anak dalam berwirausaha yang sesuai dengan syariat agama,” paparnya.

Tidak hanya siswa-siswi, beberapa orang tua atau wali siswa juga turut berpartisipasi meramaikan agenda Insantama Market Day (IMD) kali ini. Yang tidak kalah menarik, agenda ini dirangkaikan dengan lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD menambah keceriaan dan keseruan agenda ini.

Sebagai informasi, SDIT Insantama merupakan institusi pendidikan Islam terpadu. Pendidikan Islam maknanya, ide, gagasan hingga mewujud konsep pendidikan berikut aplikasinya selalu didasarkan dan diselenggarakan dalam koridor Islam. Konsep ini dicirikan secara kuat dan khas pada terma terpadu yang terangkum pada tiga aspek keterpaduan.

Visi dari sekolah ini adalah mewujudkan SDIT Insantama sebagai lembaga pendidikan yang bermutu tinggi dan unggul di Indonesia. Melalui visi tersebut, sekolah ini berupaya menyelenggarakan pendidikan dasar berlandaskan Islam yang memadukan aspek pembentukan kepribadian Islam, dasar-dasar penguasaan tsaqofah Islam dan sains teknologi, dalam suasana budaya pendidikan yang religius serta didukung oleh peran serta orang tua dan masyarakat.

Untuk mengoptimalkan potensi multiple kecerdasan, SDIT Insantama menyelenggarakan berbagai program ekspresi dan kegiatan ilmiah. Siswa memperoleh program ekspresi berenang (swimming), berkebun (gardening) dan memasak (cooking). Juga berbagai program unggulan seperti Insantama Market Day, Save Our World (SOW), Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) dan Hari Kreativitas Siswa (HKS). (njs/dbs)


Back to Top