Makin Naik Daun, Begini Potret Fashion Show Busana Muslim di Kota Pekanbaru dan Makassar

gomuslim.co.id– Eksistensi hijab dan busana muslim di Indonesia semakin menggeliat saja, mulai dari panggung komunitas, hingga acara besar semacam Jakarta Fashion Week menampilkan koleksi busana muslimah yang diusung oleh beberapa desainer kondang. Hal ini juga memicu para kounitas dan stakeholder di industri fashion Tanah Air ikut ambil bagian dalam mengadakan sebuah perlombaan yang mengedepankan busana muslim dan hijab.

Belum lama ini, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Informatika UIN Sultan Syarif Kasim (SUSKA) Provinsi Riau, juga ikut menggelar kegiatan perlombaan Hijab Fashion Show tingkat Kota Pekanbaru, beberapa hari yang lalu. Kegiatan rutin yang digelar sekali dalam satehun itu, diikuti oleh para perempuan yang cukup memiliki kemampuan dalam dunia modeling dan berhijab tentunya.

Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga turut dibuka oleh penampilan grup akustik sanggar harmonia jurusan Teknik Informatika UIN, kemudian penjelasan dari juri tentang point penilaian, parade catwalk dan hingga kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lomba.

Tri Putri Wulandari selaku koordinator kegiatan Hijab Fashion show tersebut mengungkapkan, kegiatan rutin yang sudah memasuki tahun ke empat itu, merupakan yang pertama kali diadakan oleh HMJ Teknik Informatika UIN Suska Riau.

"Kemarin yang mendaftar cukup ramai. Dan acara hari ini sebenarnya sudah beberapa kali diundur, sehingga sebagian peserta ada yang tidak bisa datang karena sedang mengikuti ujian," jelasnya.

Fashion hijab yang menjadi inti acara, dipilih dengan kategori hijab melayu, karena alasan panitia ingin membuat acara berbaur dengan nuansa melayu.
Selain itu kegiatan juga bertujuan untuk mengajak generasi muda lebih cinta dengan busana melayu yang telah menjadi warisan budaya.

"Saat ini hijab sangat berkembang, tapi kebanyakan perempuan tahunya sebatas penggunaan, namun tidak tahu bagaimana makna dari berhijab itu sendiri, serta bagaimana mengkreasikannya. Ini pun menjadi tujuan kita, agar para perempuan bisa melihat bagaimana cara mengkreasikan hijab," paparnya.

Selaku panitia kegiatan, Tri Putri juga mengharapkan, dengan digelarnya hijab Fashion Show ini dapat memotivasi HMJ teknik Informatika UIN suska untuk mengadakan acara serupa di tahun yang akan datang.

Adapun juri yang menjadi penilai dalam kegiatan yang terlaksana di Islamic center tersebut ialah Abi Wahyu dari Bujang Dara Pekanbaru dan Akta Fani seorang pelaku sanggar seni juga make-up artis. Para peserta pemenang turut diberikan hadiah jutaan rupiah, sertifikat, tropy dan doorprize dari sponsor.

Bukan hanya di Riau saja, ditempat yang berbeda, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) juga mengadakan kegatan serupa. Hal ini ditujukan untuk mempersiapkan masyarakat yang mandiri, di tengah persaingan kompetisi global khususnya untuk fashion halal. Kemendag RI mengadakan Pameran Mall To Mall 2016 yang berlangsung di enam kota di Indonesia dan salah satunya di Mal Ratu Indah Makassar. Dengan mengusung tema Fashion Hijab & Accessories, pameran ini menghadirkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di tanah air.

Pameran yang digelar hingga 30 Oktober ini dibuka Direktorat Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI Faridz. Makassar dipilih karena menjadi salah satu kota yang industri kreatifnya berkembang pesat, khususnya pasar busana muslim. (ari/dbs)

 


Back to Top