Perusahaan Westpac Rekrut Desainer Carla Zampatti Rancang Seragam Hijab untuk Karyawati Bank

gomuslim.co.id- Tren busana Muslim kini begitu banyak diminati masyarakat. Tak heran jika berbagai perusahaan dan desainer berlomba-lomba membuat produk-produk berkualitas. Hal ini karena bisnis busana Muslim kini menjadi bisnis yang menjanjikan. Penjualan busana tersebut terus mencetak tren positif.

Geliat tren produk Muslim pun semakin terlihat. Salah satunya yang dilakukan oleh perusahaan pakaian asal Selandia Baru, Westpack. Baru-baru ini, perusahaan tersebut merekrut seorang desainer bernama Carla Zampatti untuk merancang seragam Muslim untuk karyawati bank. Kabarnya, dia akan mendesain kaus kaki, rompi, dan hijab bagi pegawai Muslimah.

Direktur Pemasaran Westpac, Ainslie van Onselen mengatakan tren busana Muslim memang menjadi perhatian bebapa pengusaha. Hal ini seiring dengan perkembangan populasi Muslim yang terus meningkat setiap tahunnya. “Permintaan akan produk busana Muslim memang mengalami peningkatan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, jilbab merupakan permintaan yang paling populer di kalangan masyarakat. Setelah 18 bulan mereka berdiskusi dan menguji produk, memang tren jilbab yang mendominasi. “Staf Muslim kami mengatakan kepada kami bahwa memakai jilbab resmi membantu mereka. Jika tidak, mereka akan memakai jilbab yang dimilikinya sendiri,” tambahnya.  

Zampatti sendiri rencananya akan membuat koleksi seragam untuk pegawai Muslim lebih dari 8.000 staf di 680 cabang pada April 2017 mendatang. Koleksi seragam pegawai Muslim telah diperkenalkan pada acara peragaan busana di Sydney, Selasa (25/10) lalu. “Sebelumnya kami telah mengenalkan produk ini sebelum resmi dipasarkan di tahun depan,” katanya sebagaimana dilansir dari publikasi Studd.co.nz, Kamis, (27/10).

Sejak September 2016 lalu, Westpac telah membuat kebijakan untuk menambahkan aturan seragam bagi Muslim berjilbab. Zampatti merupakan seorang desainer yang dikenal dengan rancangan gaun dan jas pria. Kini dia beralih merancang jilbab dan topi berbulu yang unik. “Meski kami meminta produk yang berbeda, tapi kami yakin ia bisa membuat sesuatu yang lebih baik,” ungkapnya.

Perusahaan Westpac sendiri telah merekrut Zampatti sejak tahun lalu. Sebulan terakhir dia telah melakukan riset bersama bank tersebut. Zampatti mengaku kesuksesannya dalam dunia fashion adalah keragaman. Multikulturalisme dimilikinya baik di kamar desain dan toko ritelnya.

Sebagai informasi, Westpac adalah sebuah perusahan jasa finansial multinasional dan menjadi bank terbesar di Australia. Menurut kapitalisasi pasar, setelah mengambil alih St.George Bank, dan menjadi bank terbesar kedua di Selandia Baru. Bank ini adalah satu dari 'empat besar' bank di Australia, bersama NAB, ANZ, dan Commonwealth Bank.

Akibat bergabung dengan St. George pada Desember 2008, bank ini memiliki 10 juta nasabah, jaringan cabang terbesar di Australia dengan hampir 1200 cabang dan jaringan ATM lebih dari 2800 ATM. Bank ini adalah penyedia kredit rumah terbesar kedua di Australia dan penyedia modal kekayaan terbesar kedua di Australia.

Bank ini adalah pemberi pinjaman bisnis perbankan terbesar kedua di Australia dan bank terbesar kedua di Australia menurut jumlah asetnya. Westpac diakui oleh Dow Jones Sustainability Index sebagai bank paling stabil di dunia selama lima tahun, hingga ANZ yang berbagi gelar ini pada 2007 akhirnya memperoleh gelar ini pada 2008.

Tahun ini, Westpac berencana membuat seragam Muslim untuk seluruh pegawainya yang beragama Islam. Zampatti, seorang desainer terkenal dipercaya untuk merancang seragam Muslim tersebut. Namun, baru tahun 2017 projeknya direalisasikan. (njs/dbs)


Back to Top