Lewat Konsep Pantai Halal, Lombok Siap Ungguli Turki dan Italia dalam Pariwisata Halal

gomuslim.co.id- Pengembangan wisata halal di Indonesia terus diupayakan oleh Kementerian Pariwisata dan beberapa wilayah di Indonesia. Tak terkecuali Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebagai nominasi pariwisata halal terbaik 2016 dan meraih penghargaan destinasi wisata halal terbaik sedunia tahun 2015, NTB berencana membuat wisata pantai halal di Pantai Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat.

Berdasarkan hasil riset dari Pew Research Center on Religion and Public Life, diperkirakan 40 tahun ke depan jumlah masyarakat Muslim dunia akan meningkat sebanyak 73 persen. Artinya, pada 2015, populasi Muslim dunia akan bertambah menjadi 2,8 miliar jiwa. Hal inilah yang dimanfaatkan NTB untuk segera merealisasikan wisata pantai halal. Wisata ini  diharapkan akan menjadi daya tarik masyarakat Muslim dunia yang populasinya terus naik dari tahun ke tahun.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Riyanto Sofyan mengatakan, di wisata pantai halal ini nantinya akan disediakan fasilitas ramah bagi wisatawan Muslim. “Nanti, akan ada pantai khusus untuk pria dan wanita di Indonesia, khususnya di pantai lombok yang telah kami siapkan," katanya. 

Lebih lanjut, Riyanto mengatakan konsep pantai halal yang menyediakan pantai khusus wanita dan khusus pria itu menjadi hal utama. Setelah dipisahkan,  penyediaan sarana dan prasarana pada objek wisata halal juga akan sangat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Muslim.

Riyanto menambahkan, wisata pantai halal di Indonesia akan dibangun di Pantai Senggigi. Daerah tersebut milik pemerintah daerah (pemda). “Harusnya akhir tahun ini mulai dibangun wisata pantai halal tersebut. Tapi, saat ini tergantung dari kesiapan dan rencana pemda setempat. Namun, pemda setempat sudah berkomitmen untuk membuat wisata pantai halal,” tambahnya.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sendiri dalam hal ini akan terus mendorong konsep wisata halal di sana. “Momen ini harus dimanfaatkan secara baik karena Lombok sudah terkenal dengan wisata halalnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Lombok berhasil memenangkan dua penghargaan World Halal Travel Summit 2015 untuk dua kategori, yaitu World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination.

Riyanto mengungkapkan, jangan sampai kunjungan wisatawan Muslim yang sudah meningkat menjadi turun akibat kurang cepat bergerak. Ia pun menegaskan, potensi wisata halal sangat besar dan akan menguntungkan. “Potensi ini harus kita maksimalkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Riyanto menyebutkan, ada dua negara yang terkenal dan sudah mempunyai wisata pantai halal. Negara tersebut adalah Italia dan Turki. Di dua negara tersebut, ada pantai yang disediakan khusus untuk wisatawan wanita dan khusus untuk pria.

Bahkan, di sejumlah tempat wisata pantai di Turki ada tempat khusus untuk keluarga. Dia mengatakan, penduduk Italia bukan mayoritas Muslim, tapi mereka menyediakan wisata pantai halal. “Di Turki maupun Italia, pihak hotel atau swasta yang menyiapkan wisata halal, bukan pemerintah,” ujarnya.

Italia pun sudah bisa menangkap peluang pertumbuhan populasi Muslim di dunia yang cukup pesat. Seiring penduduk Muslim yang bertambah banyak, konsumen Muslim pun akan bertambah banyak. Karena itu, wisata halal akan menjadi destinasi masyarakat Muslim, khususnya generasi muda Muslim (generasi M). (njs/dbs) 


Back to Top