Peringati Hari Sumpah Pemuda, Aceh Gelar Pentas Senin Tari Seudati di Taman Budaya

gomuslim.co.id- 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Sebagaimana namanya, hari tersebut menjadi simbol kekuatan dan peran pemuda Indonesia. Karena itu, Hari Sumpah Pemuda juga identik dengan berbagai kegiatan, selain upacara resmi, pagelaran seni juga tak luput dari perhatian. Seperti yang dilakukan para pemuda-pemudi Serambi Mekkah yang akan menggelar pentas seni tari kebudayaan khas Provinsi Aceh.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Taman Seni dan Budaya menggelar kegiatan “Pagelaran Seni Pentas Seudati” pada Juaat (28/10/2016) mulai pukul 20.30 WIB di Pentas Arena Taman Budaya Aceh.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi dlam rilis resminya menjelaskan kegiatan ini diadakan dalam rangka melestarikan dan menumbuhkan semangat serta rasa memiliki masyarakat Aceh khususnya terhadap budaya tradisional yang juga merupakan bagian kekayaan nusantara yang harus dilestarikan.

“Kami sangat menghargai kreatifitas teman-teman seni tersebut tapi hendaknya kreatifitas tersebut tidak mengurangi nilai-nilai tradisi yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita. Dengan mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai tradisi tersebut, diharapkan agar Aceh menjadi daerah tujuan wisata Islami yang berkarakter ke-Aceh-an dengan menyandang predikat wisata halal di tingkat nasional dan internasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Reza juga menyampaikan bahwa akibat derasnya arus globalisasi saat ini, tari tradisional Aceh sudah mulai bergeser nilai-nilai tradisinya disebabkan munculnya ide-ide kreasi dari para teman-teman yang berkecimpung dalam kesenian Aceh dalam merubah gerakan-gerakan tarian tradisional menjadi tarian kreasi, memodifikasi pakaian tari menjadi pakaian yang lebih modern dengan menambahkan hiasan-hiasan dan riasan rambut yang tidak sesuai lagi dengan unsur tradisi dari tarian itu sendiri.

Sementara itu, Kepala UPTD Taman Seni dan Budaya, Suburhan menjelaskan bahwa kegiatan “Pagelaran Seni Pentas Seudati” merupakan pementasan seni tari tradisional Aceh. Kata Suburhan, Tari Seudati memiliki keindahan dari segi gerakan tepukan tangan dan hentakan kaki serta petikan jari para penari yang menghasilkan keseragaman bunyi sehingga menimbulkan rasa senang, terpaku dan terpesona para penonton walaupun sudah pernah ditonton berkali-kali.

Adapun, kegiatan ini didukung oleh beberapa sanggar tari di antaranya Sanggar Tuha Lapan, Sanggar Citkageunta, Sanggar Saleum dan Sanggar Muda Teruna yang berasal dari Banda Aceh. Tidak hanya itu, pagelaran ini juga diikuti oleh Sanggar Seulaseh Pidie dan Sanggar Misbahul Ulum Paloh – Lhokseumawe. Selain itu, dimeriahkan pula oleh bintang tamu The Praak Band dan Habib Musik.

Dengan terselenggaranya kegiatan “Pagelaran Seni Pentas Seudati” ini yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-88 diharapkan agar masyarakat khususnya para pemuda sebagai pelopor semangat kebangsaan dalam kebhinnekaan dapat lebih melestarikan dan menjaga nilai-nilai tradisi budaya Indonesia khususnya di Aceh sehingga seni dan budaya Aceh dapat terus dinikmati hingga ke anak cucu dan tetap terjaga keasliannya. Acara ini dapat ditonton secara gratis dan terbuka untuk umum.

Sebelumnya, mulai November 2016 Provinsi Aceh akan mewakili Indonesia bersama peserta lain dalam ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). Pada ajang tersebut, Aceh maju dalam dua kategori, yaitu World's Best Halal Cultural Destination dan World's Best Airport for Halal Travellers yang diwakili  Sultan Islandar Muda Airport di Banda Aceh. Untuk itu, event pagelaran seni tari Seudati ini bisa menambah kesan dan kekuatan Aceh untuk maju mewakili Indonesia di WHTA dalam kategori World's Best Halal Cultural Destination. (fau/disbudparaceh/dbs)

 


Back to Top