Pemerintah Bandung Targetkan Tahun 2017 Seluruh Restoran di Kota Kembang Bersertifikat Halal

gomuslim.co.id– Industri halal saat ini tengah berkembang di seluruh dunia. Dengan banyaknya negara, baik yang mayoritas penduduknya beragama Muslim ataupun yang penduduknya minoritas Muslim mencoba menangkap peluang ini dengan melakukan berbagai cara dan yang pasti memberikan sertifikasi pada produk halal mereka.

Kehadiran sertifikasi juga sekaligus menekankan kepada para pelancong yang beragama Islam,  baik itu yang berasal dari dalam negeri ataupun dari mancanegara tentang kehalalan suatu produk dan yang ramah akan umat Muslim. Sementara itu, jenis produk halal pun juga berbagai macam, mulai dari fashion seperti hijab dan busana muslim, penginapan atau hotel halal yang ramah Muslim, obat-obatan hingga produk makanan dan minuman atau yang lebih dikenal dengan nama Food and Beverage (F&B). Food and Beverage sendiri merupakan produk yang tingkat urgensinya sangat tinggi dalam hal sertifikasi, pasalnya para wisatawan perlu mengetahui bahan makanan yang digunakan, cara meamasak hingga cara menyembelih hewan yang menjadi bagian dari sebuah produk makanan. 

Berkaca dari hal tersebut, Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Industri, dan Perdagangan (KUKM Indag) telah mengeluarkan himbauan terhadap seluruh restoran di Bandung untuk mengurus segala macam persyaratan guna mendapatkan sertifikasi dan label halal.

"Kita mengimbau ke rumah makan dan kuliner untuk memproses sertifikasi halal," ujar Kepala Dinas KUKM-Indag Kota Bandung Eric M. Attaurik di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, beberapa hari yang lalu.

Eric menambahkan sertifikasi halal juga merupakan salah satu fasilitas untuk memberikan jaminan kepada wisatawan. "Wisatawan dari luar seperti Timur Tengah dan negara muslim lainnya menginginkan garansi produk yang mereka makan halal,"tambah Eric.

Selain itu, Eric juga menuturkan harapannya agar pada tahun 2017 mendatang seluruh restoran di Bandung sudah memiliki label halal. "Target tahun depan kita ingin Bandung masuk sebagai kategori kota halal. Kita sudah bicara ke MUI dan mereka siap support, tinggal pelaku UKM-nya, tutur Eric.

Eric juga mengakui,  panjangnya proses pembuatan label Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) menjadi kendala yang dihadapi pengusaha restoran. PIRT sendiri menjadi salah satu syarat mendapatkan label halal. Namun berkat koordinasi dengan Dinkes dan MUI, label halal bisa diperoleh dengan cepat oleh Dinas KUKM-Indag tanpa harus menunggu nomor PIRT keluar.

"Setelah berkoordinasi dengan Dinkes dan MUI, dengan hanya resi PIRT sudah bisa diproses label halalnya," ucap Eric.

Eric menambahkan, label halal tidak hanya memberikan jaminan kepada konsumen. Label halal malah akan meningkatkan daya saing dalam bidang usaha kuliner. "Kalau ke Hong Kong kita cari rumah makan halal. Negara non-muslim saja sudah mengembangkan label halal," katanya.

Kota Bandung sendiri memang sudah sejak dulu terkenal dengan wisata kulinernya yang beraneka ragam serta pemandangn alamnya yang memikat. Bahkan, masyarakat kota ‘Kembang’ ini juga sangat inovatif, hal ini dilihat dari banyaknya varian kuliner yang unik. (ari/dbs)


Back to Top